Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 20 Juni 2017 | 14:07 WIB
  • H-5 Lebaran, Jalur Kalimalang Mulai Diserbu Pemudik

  • Oleh
    • Syahrul Ansyari,
    • Anwar Sadat
H-5 Lebaran, Jalur Kalimalang Mulai Diserbu Pemudik
Photo :
  • VIVA.co.id/ Anwar Sadat.
Pemudik di Jalan Kalimalang, Jakarta Timur, Selasa, 20 Juni 2017.

VIVA.co.id - Memasuki lima hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah, arus kendaraan pemudik sudah mulai terlihat di jalan raya Kalimalang, Jakarta Timur. Sejumlah kendaraan bermotor dengan membawa barang bawaan yang cukup banyak terlihat cukup sering melintas.

Pantauan VIVA.co.id di lokasi, lalu lintas di kawasan Kalimalang mengarah ke Bekasi, Jawa Barat mulai ramai pengendara motor yang membawa barang bawaan melebihi kapasitas muat kendaraan roda dua. Mereka mengikat barang bawaan tersebut di jok motor dan juga di bagian kanan dan kiri motor.

Mereka yang bermaksud melakukan perjalanan jauh di antaranya mengenakan pakaian pengaman lengkap dan memasang boks tambahan di motornya. Jaket tebal dan sepatu boat juga terlihat dikenakan.

Terlihat juga seorang pengendara motor membawa istri dan anaknya menggunakan sepeda motor jenis matic. Anaknya duduk menghadap belakang sambil memeluk sang ibu. Sedangkan sang ibu, duduk dengan posisi di bagian belakang motor yang hampir menyentuh besi jok motor.

Salah satu pemudik, Nasrullah (44), terlihat sedang beristirahat sejenak di tepi jalan sambil mengecek kembali barang bawaannya. Ia bersama sang Istri Indah (40), berencana melakukan perjalanan ke Karawang, Jawa Barat. Pria yang berprofesi sebagai pegawai swasta ini sengaja meminta izin cuti lebih awal agar dapat mudik ke kampung halaman dan terbebas dari kemacetan.  

"Saya sengaja minta izin duluan sama bos saya, bos saya ngasih izin. Jadi saya jalan lebih awal," katanya kepada wartawan, Selasa siang.

Dalam perjalanan, ia hanya berdua dengan sang Istri. Sedangkan dua anaknya sudah lebih dahulu berangkat bersama pamannya dengan menggunakan kereta api. Anak-anaknya mudik lebih awal karena proses belajar mengajar disekolahnya sudah libur sejak Senin 12 Juni 2017.

"Anak-anak karena sudah libur jadi balik duluan. Mereka kan senang naik kereta, jadi mereka naik kereta sama om-nya," ujarnya

Selain Nasrullah, ada juga pemudik lainnya, yaitu Dadang (35). Pria asal Bandung ini memilih mudik menggunakan sepeda motor bersama rekannya karena dianggap lebih praktis.

Dadang mengaku sengaja telah meliburkan diri dari usahanya menjual jas hujan. Karena ia ingin mudik lebih awal dan menghindari kemacetan yang parah.

"Saya enakan pakai motor, kalo cape ya tinggal berhenti. Yang penting asal hati-hati aja," ujarnya.