Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 13 Juli 2017 | 15:45 WIB
  • Pengakuan Pembacok Hermansyah Soal Pisau yang Dibawa

  • Oleh
    • Bayu Adi Wicaksono,
    • Foe Peace Simbolon
Pengakuan Pembacok Hermansyah Soal Pisau yang Dibawa
Photo :
  • VIVA.co.id/Zahrul Darmawan
Lauren berbaju kuning saat diringkus polisi.

VIVA.co.id – Jajaran Kepolisian Daerah Metro Jaya telah menangkap empat dari lima pelaku pembacokan terhadap ahli IT Institut Teknologi Bandung (ITB) Hermansyah di ruas Jalan Tol Jagorawi, Halim, Jakarta Timur.

Berdasarkan penyelidikan dan keterangan para pelaku, ternyata hanya satu pelaku saja yang melakukan penusukan dan pembacokan terhadap Hermansyah, yakni Lauren Paliyama.

Dalam gelar kasus di Markas Polda Metro Jaya, pria berusia 31 tahun itu menusuki tubuh Hermansyah dengan menggunakan pisau biasa yang memiliki panjang sekitar 20 sentimeter.

Lauren mengaku tidak pernah merencanakan tindak kekerasan terhadap Hermansyah. Pisau itu sengaja dibawanya saat bepergian untuk menjaga diri. Karena, di hari penusukan, Lauren dan pelaku lainnya bertandang ke tempat hiburan malam di Jakarta.

"Pisau itu saya bawa untuk jaga-jaga saja," ujar Lauren, Kamis 13 Juli 2017.

Lauren menuturkan, pisau itu kini sudah tak berada di tangannya. Pisau dibuangnya di sekitar rest area Cibubur, usai terjadi penusukan. "Masuk rest area Cibubur. Saya lempar," kata Lauren.

Lauren dan kelompoknya menganiaya Hermansyah pada Minggu dini hari 9 Juli 2017. Dia kemudian ditangkap petugas di kawasan Depok, Jawa Barat, bersama satu pelaku lainnya bernama Edwin Hitipeuw.

Selain Lauren dan Edwin, petugas juga telah menangkap dua pelaku lainnya di wilayah Bandung, mereka yakni, Erick Birahy dan Richard Patipelu. Dalam pengungkapan kasus ini, hanya tinggal satu pelaku yang masih buron, yaitu Domaince. (ase)