Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 14 Juli 2017 | 14:49 WIB
  • Syarat dari Djarot untuk Bangun Gedung 111 Lantai di SCBD

  • Oleh
    • Bayu Adi Wicaksono,
    • Ade Alfath
Syarat dari Djarot untuk Bangun Gedung 111 Lantai di SCBD
Photo :
  • Dok: PT Danayasa Arthatama
The Signature Tower Complex-SCBD

VIVA.co.id – Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta keberadaan Signature Tower, yang rencananya akan menjadi gedung tertinggi di Asia Tenggara, agar terintegrasi dengan Mass Rapid Transit (MRT). 

Sebelumnya rencana pembangunan gedung di kawasan SCBD itu telah dibicarakan bersama dengan Pemerintah Provinsi DKI. 

"Kemarin (pengembang) datang untuk sinkronisasi merancang dan membahas masalah UDGL (Urban Design Guide Line). Kita sinkronisasikan dan harus terintegrasi dengan MRT," kata Djarot di Balai Kota Jakarta, Jumat 14 Juli 2017. 

Selain itu, Djarot juga meminta agar pengembang memperhatikan masalah air di kawasan SCBD. Untuk itu mereka perlu mengundang PDAM untuk mengecek persediaan air. 

"Karena gedung tinggi membutuhkan air yang sangat besar, itu masih dikaji," ujarnya.

Tak hanya itu, dia juga menyarankan agar kajian lalu lintas di kawasan itu 5 sampai 7 tahun mendatang. Jangan sampai keberadaan gedung malah semakin membebani lalu lintas di kawasan pusat bisnis tersebut. 

"Pengkajiannya harus betul-betul tepat," kata dia. 

Sebelumnya Sekretaris Daerah, Saefullah mengatakan, pengembang SCBD berencana membangun Signature Tower, yang akan menjadi gedung tertinggi di Asia Tenggara. Gedung itu akan terdiri dari 111 lantai, dan diusulkan menjadi ikon nasional. 

"Ini kan nanti mau jadi ikon nasional, nanti kawasan SCBD akan bersurat ke Presiden dan kita (Pemprov) juga akan bersurat ke Presiden nanti akan dijadikan ikon nasional," kata dia.