Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 11 Agustus 2017 | 16:51 WIB
  • Bunuh Bayinya Pakai Bantal, Faisal Bohongi Istrinya

  • Oleh
    • Bayu Adi Wicaksono,
    • Bayu Nugraha
Bunuh Bayinya Pakai Bantal, Faisal Bohongi Istrinya
Photo :
  • Bayu Nugraha - VIVA.co.id
Faisal saat diamankan di markas Polsek Metro Kelapa Gading.

VIVA.co.id – Ibu bayi yang dibunuh ayah kandungnya dengan cara membekapkan bantalnya, masih tak percaya dengan perbuatan sadis yang dilakukan suaminya terhadap darah daging mereka.

Sebab, menurut Kepala Polsek Metro Kelapa Gading, Kompol Arif Fazrulrahman, usai membunuh bayinya, pelaku bernama Faisal Amir, sempat membohongi istrinya dengan mengatakan bayi mereka tewas karena tak sengaja tertelungkup saat tidur.

"Iya (istrinya) tidak menyangka, kalau ternyata pembunuhan itu dilakukan oleh suaminya. Karena awalnya masih percaya tidak sengaja tertelungkup," kata Arif Fazrulrahman, Jumat 11 Agustus 2017.

Menurut Arif, ketika mengetahui suaminya yang menjadi pembunuh bayi sendiri, ibu berinisial TN ini ketakutan kembali ke Apartemen Gading Nias di Jalan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

TN, kata Arif, selama ini tak pernah melihat Faizal melakukan penganiayaan terhadap putri mereka yang baru berumur tiga bulan itu. Sebab, menurut Arif, karena kesibukannya bekerja, TN jarang pulang ke apartemen sehingga bayinya hanya diurus Faisal.

"Belum pernah melihat. Karena intensitas pertemuan bayi dengan istrinya tidak setiap hari," kata dia.

Arif mengatakan, hingga saat ini, TN tak lagi mau menempati apartemennya, karena masih syok berat. Untuk menenangkan diri, TN sekarang tinggal di rumah keluarganya di kawasan Depok.

"Iya masih syok, sekarang tinggal di rumah keluarga di Depok," kata Arif.

Pembunuhan terhadap bayi bernama Kairin Anasya Ameru terjadi Selasa 8 Agustus 2017. Faisal mengaku terpaksa membunuh bayinya itu karena stres harus merawat sang bayi, sementara istrinya sibuk bekerja.

Baca: Istri Sibuk Kerja, Alasan Faisal Bunuh Bayinya Pakai Bantal