Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Minggu, 13 Agustus 2017 | 10:27 WIB
  • Trotoar Ratu Plaza Sampai Monas Bakal Dilebarkan

  • Oleh
    • Amal Nur Ngazis,
    • Bayu Nugraha
Trotoar Ratu Plaza Sampai Monas Bakal Dilebarkan
Photo :
  • VIVAnews/Ikhwan Yanuar
Motor lewat jalur trotoar.

VIVA.co.id – Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saeful Hidayat mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melebarkan trotoar yang ada di Jakarta. Daerah yang dalam waktu dekat akan dilebarkan trotoarnya mulai dari Ratu Plaza hingga Monas.

"Kami akan bangun trotoar yang lebar dari Ratu Plaza sampai Monas sejauh 7,7 kilometer. Lebar, dan kemudian bis TransJakarta bisa ke trotoar itu dan kemudian kita sudah beli bus TransJakarta yang lower deck sehingga bisa turun dan mudah sekali untuk ke trotoar," ujar Djarot, Sabtu malam 12 Agustus 2017 .

Mengenai dana pembangunannya, Djarot menuturkan akan menggunakan sisa dana dari pembangunan Simpang Susun Semanggi. "Ini dana dari mana? Dana dari kelebihan kemarin pembangunan Simpang Susun Semanggi. Langsung kita akan kerjakan untuk Ratu Plaza sampai Monas, 7,7 kilometer," ujarnya menambahkan.

Dengan adanya trotoar yang lebar, lanjutnya, maka malam hari dari Monas sampai Ratu Plaza warga Jakarta bisa menghabiskan waktu di trotoar tersebut. "Lampunya terang benderang, bisa berjalan kaki. Operasi tertib trotoar tetap kita lakukan," katanya.

Namun, ia mengatakan, warga tidak boleh sembarangan menggunakan trotoar untuk nongkrong bersama teman dan keluarga.

"Itu tentu ada aturannya, nanti ada titik-titik di mana dia bisa hangout. Kita sama-sama ajak masyarakat agar tertib, tertib buang sampah. Warga Jakarta jadi warga yang berbudaya, mempunyai nilai-nilai kebersihan untuk kenyamanan kita," katanya.

Mengenai keamanannya, Djarot menegaskan, akan membuat lampu terang benderang dan memasang kamera CCTV untuk mengawasi setiap gerak gerik masyarakat.

"Semua gerak-gerik yang mencurigakan warga Jakarta akan terpantau lewat Jakarta Smart City. Itu lah Jakarta. Ingat loh kota ini Ibu Kota negara, megapolitan, maka di samping bergantung sama orang tapi juga pakai sistem." (mus)