Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 11 September 2017 | 16:53 WIB
  • RS Mitra Keluarga akan Kembalikan Uang Orang Tua Bayi Debora

  • Oleh
    • Lis Yuliawati,
    • Eduward Ambarita
RS Mitra Keluarga akan Kembalikan Uang Orang Tua Bayi Debora
Photo :
  • Google Maps
Suasana di RS Mitra Keluarga, Kalideres, Jakarta Barat.

VIVA.co.id – Manajemen Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres, Jakarta Barat, berjanji akan mengembalikan uang Rp5 juta milik pasangan Rudianto Simanjorang dan Henny Silalahi, orangtua bayi Tiara Debora Simanjorang. Dana itu merupakan uang muka untuk pengobatan bayi berusia empat  bulan itu di  rumah sakit tersebut. 

Rencana pengembalian uang tersebut dikemukakan Direkur Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres, Fransisca Dewi, setelah bertemu Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Senin 11 September 2011.  "Karena anak ini sebagai peserta BPJS. Karena itu kami kembalikan hak pasien BPJS maka kami kembalikan uangnya," kata Fransisca saat konferensi pers di kantor Dinas Kesehatan DKI Jakarta. 

Uang Rp5 juta itu diberikan Henny kepada pihak rumah sakit untuk uang muka masuk ke ruangan Pediatric Intesive Care Unit atau PICU. Namun, diduga lantaran uang yang disetorkan masih kurang dari uang muka yang ditetapkan yaitu Rp19,8 juta, bayi Debora tak kunjung masuk PICU. Hingga akhirnya, bayi empat bulan itu meninggal dunia. 

Menurut Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Koesmedi Priharto, menyatakan pelayanan kepada semua pasien harus dilakukan meskipun Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres belum bermitra dengan BPJS Kesehatan. "Biar pun rumah sakitnya belum bekerja sama dengan BPJS, BPJS tetap menanggung pembiayaan tersebut," kata Koesmedi. 

Koesmedi menyatakan, informasi perihal pengajuan rujukan pun harus lebih aktif dilakukan pihak rumah sakit dibanding pasien. 

Menurutnya, pasien jangan sampai dibebankan akan hal itu sehingga Mitra Keluarga mestinya mencari rujukan rumah sakit terdekat.  "Tapi dia (rumah sakit) juga menyuruh keluarga pasien mencari rumah sakit rujukan yang itu harusnya dilakukan oleh rumah sakit," katanya.

Di sisi lain, pihak Mitra Keluarga beralasan baru mengetahui status Debora telah terdaftar dalam kepesertaan BPJS beberapa jam setelah bayi itu tiba di rumah sakit. (ren)