Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 12 September 2017 | 09:24 WIB
  • Tak Terima Dirazia, Pelajar Bacok Polisi Pakai Clurit

  • Oleh
    • Aries Setiawan,
    • Sherly (Tangerang)
Tak Terima Dirazia, Pelajar Bacok Polisi Pakai Clurit
Photo :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar
Ilustrasi senjata tajam.

VIVA.co.id – Aiptu Sugiri (42), salah seorang petugas Kepolisian Resort Tangerang Selatan, mengalami luka sobek serius di bagian punggung kirinya akibat ditebas clurit oleh pelajar.

Peristiwa terjadi setelah korban yang tengah mengatur lalu lintas melihat kendaraan truk tronton melintas membawa sejumlah pelajar, duduk di bumper dan bak kendaraan tersebut.

Truk langsung dihentikan oleh korban, dan menyuruh pelajar yang duduk di bumper dan bak truk untuk turun. Namun salah seorang pelajar berinisial AD tidak terima. Selanjutnya terjadi cekcok dengan korban.

Pada saat itu korban langsung mendapatkan pukulan dari AD yang kemudian mampu dihalau oleh korban. Namun, sejumlah pelajar lainnya yang membawa senjata tajam jenis celurit tak terima dan mengejar Sugiri.

Hingga satu di antaranya dengan inisial RR menebaskan clurit ke tubuh korban hingga mengenai punggung.

"Pada saat itu, warga yang melihat langsung mengejar para pelaku yang melarikan diri," ujar Kasat Reskrim Polresta Tangerang, AKP Alexander, Selasa, 12 September 2017.

Alex menjelaskan, para pelaku yang berjumlah 14 orang kemudian berhasil diringkus di sekolahnya masing-masing. Polisi turut mengamankan barang bukti berupa dua buah celurit.

Para pelajar tersebut dijerat Pasal 170 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pengeroyokan, Pasal 358 KUHP tentang Turut Campur dalam Penyerangan, dan Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Penyalahgunaan Senjata Tajam dengan ancaman hukuman maksimal di atas lima tahun penjara.