Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 14 September 2017 | 20:50 WIB
  • Ciri Mobil yang Dipakai Penculik di Tanjung Duren

  • Oleh
    • Dusep Malik,
    • Anwar Sadat
Ciri Mobil yang Dipakai Penculik di Tanjung Duren
Photo :
  • VIVA.co.id/Bayu Yanuar Nugraha
Ilustrasi Pelaku penculikan

VIVA.co.id – Pihak Kepolisian terus menyelidiki upaya penculikan yang dialami PI, siswi SDN Tanjung Duren 1 Jakarta Barat. Polisi terus menggali keterangan dari PI terkait kronologi peristiwa dan mobil yang digunakan pelaku dalam beraksi.

Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren AKP Rensa Aktadivia mengatakan, petugas telah menunjukkan sejumlah gambar mobil kepada PI. Dari beberapa gambar yang ditunjukkan kepada PI, polisi mendapat petunjuk mengenai ciri mobil pelaku.

"Kami sudah menunjukkan kepada PI macam-macam jenis mobil, tetapi karena tidak tahu jenisnya, dia cuma memberikan keterangan. Katanya mobilnya mobil kecil mungkin semacam city car," kata Rensa kepada VIVA.co.id, Kamis, 14 September 2017.

Menurut Rensa, PI sempat bercerita bahwa mobil pelaku yang berusaha menculiknya mempunyai bentuk yang tidak besar. Selain itu, mobil tersebut juga tidak memiliki bagasi dan bagian depan mobil pendek.

"Menurut dia mobil yang digunakan pelaku itu bentuknya pendek bagian buntut dan depannya itu juga pendek. Tetapi dia tidak menyebutkan merek apa atau jenisnya secara spesifik. Karena dia masih kecil dan tidak tahu," ujarnya.

Menurut Rensa, PI saat ini masih beraktivitas dan bersekolah seperti biasa. Namun memang terhadap PI sendiri sedang dalam pendampingan oleh pihak sekolah dan juga dari pihak Kepolisian. "Jadi terakhir ada di sekolah, sedang dimintai keterangan lebih dalam lagi guna penyelidikan kasus ini," kata Rensa.

Sementara untuk penjagaan di sekolah, saat ini menurut Rensa, ada dua anggota polisi yang berjaga. Dua orang anggota itu juga melakukan penyelidikan terhadap kasus ini.

"Penjagaan dari Polsek kami. Memang di situ adalah daerah yang ramai, lalu lalang warga dan aktivitas di situ juga lumayan cukup tinggi intensitasnya. Kami juga ada dua orang yang standby di sekolahan sambil mencari informasi dan juga mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya. (ase)

Baca: Bocah SD Tanjung Duren Nyaris Jadi Korban Penculikan