Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 3 Oktober 2017 | 11:46 WIB
  • KRL Anjlok, Penumpang di Stasiun Manggarai Menumpuk

  • Oleh
    • Lis Yuliawati,
    • Bayu Nugraha,
    • Zahrul Darmawan (Depok)
KRL Anjlok, Penumpang di Stasiun Manggarai Menumpuk
Photo :
  • VIVA.co.id/ Bayu Nugraha
Kepadatan penumpang di Stasiun Manggarai akibat KRL anjlok.

VIVA.co.id – Rangkaian kereta rel listrik (KRL) dari arah Bogor menuju Jakarta mengalami antrean panjang akibat anjloknya KA 1507 tujuan  Bogor-Angke di wilayah Stasiun Manggarai, Selasa, 3 Oktober 2017. Akibatnya, terjadi penumpukan penumpang di Stasiun Manggarai.

Pantauan VIVA.co.id, para penumpang kereta terlihat memadati Stasiun Manggarai. Para penumpang pun banyak yang menunggu proses evakuasi anjloknya kereta. Namun tak sedikit juga penumpang yang beralih ke moda transportasi lainnya, seperti ojek online dan kendaraan umum lainnya.

Tak hanya ke penumpang, anjloknya kereta tersebut berimbas ke perjalanan kereta jarak jauh. Tampak kereta Argo Parahayangan tertahan di Stasiun Manggarai.

Vice President Komunikasi PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Eva Chairunisa mengatakan, para penumpang yang tidak mau menunggu dapat menggunakan moda transportasi lainnya.

"Bagi pengguna yang sudah membeli tiket kami perkenankan untuk pengembalian tiket. Itu sampai bisa sampai malam jika saat ini loketnya penuh," kata Eva di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa, 3 Oktober 2017.

Diprediksi, kata Eva, jalur kereta KRL akan kembali normal pada sore nanti. Saat ini proses evakuasi anjloknya kereta sedang dilakukan. "Mudah-mudahan sore sudah normal kembali," katanya.

Antrean penumpang KRL di Stasiun Depok Baru, Selasa, 3 Oktober 2017

Antrean penumpang di Stasiun Depok Baru, Selasa, 3 Oktober 2017.

Imbas anjloknya KRL tersebut, kepadatan penumpang juga terjadi di Stasiun Depok Baru. Pantauan VIVA.co.id, hingga pukul 10.30 WIB, masih terlihat antrean penumpang yang cukup panjang akibat rangkaian KRL belum berjalan normal. Tak hanya itu, kereta yang berhenti di stasiun tampak lebih lama. 

Meski demikian, ada pengguna KRL memilih bertahan. “Kebetulan saya masuk siang, saya kurang tahu kenapa tapi emang antreannya cukup panjang berbeda dengan hari biasa,” kata Rizki, pegawai swasta, di Stasiun Depok Baru.

Ada juga penumpang yang memilih transportasi lain. Ferdian, misalnya. Dia lebih memilih menggunakan jasa ojek online. “Karena takut lama mending saya naik ojek online saja deh,” katanya. (hd)