Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 13 Oktober 2017 | 19:55 WIB
  • Ada yang Tolak E-Toll, Jokowi: Negara Lain Udah Pakai Semua

  • Oleh
    • Tasya Paramitha,
    • Fikri Halim,
    • Putra Nasution (Medan)
Ada yang Tolak E-Toll, Jokowi: Negara Lain Udah Pakai Semua
Photo :
  • ANTARA FOTO/Septianda Perdana
Pengguna Jalan Tol Bertransaksi Menggunakan Kartu Elektronik Non Tunai.

VIVA.co.id – Presiden Joko Widodo angkat bicara soal masyarakat yang masih menolak penggunaan uang elektronik di jalan tol  Menurut Jokowi, adanya uang elektronik tersebut justru mempermudah dan mempercepat transaksi di tol sehingga dapat memperlancar arus kendaraan.

Jokowi mengatakan, tujuan penggunaan kartu tol elektronik itu adalah bentuk dari perbaikan layanan jalan tol. Kedua, adalah dengan tujuan untuk melancarkan transaksi di pintu tol dan ketiga, dalam rangka mengikuti perkembangan zaman.

"Negara lain semuanya udah pakai, masa kita masih cash (tunai). Akurasi pembayaran juga semakin jelas. Apa kita mau cash terus?" kata Jokowi di sela-sela peresmian Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi di Gerbang Tol Kualanamu, Deli Serdang, Medan, Jumat, 13 Oktober 2017.

Jokowi menegaskan, adanya kartu ini akan memperlancar lalu lintas dan akurasi pembayarannya lebih baik.

"Ini kan sekali lagi memperlancar lalu lintas, memperbaiki pelayanan, kemudian pembayaran akurasinya lebih baik, lebih aman," tegas Mantan Gubernur DKI itu.

Jokowi pun tak menampik jika sosialisasi yang dilakukan belum maksimal. Namun, kata dia, sosialisasi memang butuh waktu. "Ya sosialisasi sambil berjalan kan orang semakin tahu. Memang apapun perlu waktu untuk pembelajaran tetapi arahnya saya kira ada tiga hal tadi," tuturnya.

Seperti diketahui, pemerintah bakal menerapkan 100 persen non tunai untuk transaksi pembayaran di jalan tol pada akhir Oktober 2017. Ini berlaku di seluruh jalan tol di Indonesia, guna mendorong program Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT).