Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 2 November 2017 | 07:22 WIB
  • Curahan Hati Farhan kepada Polisi soal Video 'Mahasiswa UI'

  • Oleh
    • Mohammad Arief Hidayat,
    • Zahrul Darmawan (Depok)
Curahan Hati Farhan kepada Polisi soal Video 'Mahasiswa UI'
Photo :
  • VIVA.co.id/Zahrul Darmawan
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Depok, Komisaris Polisi Putu Kholis Aryana.

VIVA – Seorang pria bernama M Farhan melapor kepada polisi karena merasa difitnah dalam kasus peredaran video mesum berjudul “Mahasiswi UI”. Dia melaporkan sejumlah akun media sosial yang menyebut-nyebut namanya terkait video mesum itu.

Farhan menyampaikan itu saat memenuhi panggilan pemeriksaan oleh penyidik Kepolisian Resor Kota Depok pada Rabu, 1 November 2017. Itu adalah pemeriksaan kedua kepada Farhan.

“Ada beberapa hal yang perlu kami dalami sehingga memerlukan keterangan dari yang bersangkutan pada hari ini,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Depok, Komisaris Polisi Putu Kholis Aryana, pada Rabu malam.

Selain dua hal itu, Farhan membuat laporan karena dia merasa sebagai korban atas kasus pencemaran nama baik maupun pelanggaran Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Karena yang bersangkutan membantah dan menyatakan diri sebagai korban. Jadi laporan ini karena privasinya terganggu, kehidupan pribadinya terganggu, banyak serangan ke yang bersangkutan, maka dia membuat laporan ke Polresta Depok,” katanya.

Serangan yang dimaksud, kata Putu, seperti dihujat di media sosial kemudian banyak yang menanyakan dan banyak yang menyayangkan. “Padahal dia (Farhan) merasa tidak melakukan hal seperti yang terlihat di video itu,” ujarnya.

Dalam laporannya, Farhan menyebutkan dua nama yang diyakini sebagai pelaku pencemaran nama baik. Mereka adalah pemilik akun media sosial dan surat elektronik. “Untuk nama yang dilaporkan tidak bisa kami sebutkan karena ini masih dalam proses penyelidikan,” kata Putu.

Farhan telah mengklarifikasi bahwa dia bukanlah pria dalam video porno berjudul ‘Mahasiswi UI’. Bantahan ia pertegas dengan sejumlah barang bukti, di antaranya akun dan bukti digital hingga pemeriksaan fisik oleh tim dokter Polresta Depok.

Nama Farhan muncul karena video itu beredar bersamaan dengan foto dirinya dan Hanna Annisa (perempuan yang disebut-sebut sebagai wanita dalam video itu). Padahal dalam foto itu posisi Farhan sedang duduk bersama Hanna dengan pakaian lengkap. Terkait video itu, Hanna juga sudah membantah sebagai pemeran video itu.

Dalam bantahannya, pria lulusan perguruan tinggi di Bandung itu juga mengaku tidak memiliki hubungan spesial dengan Hanna. “Kami cuma teman, untuk selanjutnya tanyakan ke polisi, ya,” katanya.