Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 7 November 2017 | 18:16 WIB
  • Bambang Ditemukan di Got, Pingsan Dihajar Begal Pakai Balok

  • Oleh
    • Bayu Adi Wicaksono,
    • Zahrul Darmawan (Depok)
Bambang Ditemukan di Got, Pingsan Dihajar Begal Pakai Balok
Photo :
  • Zahrul Darmawan (Depok)
Bambang pingsan usai dipukul begal di Depok.

VIVA – Ternyata Kota Depok, Jawa Barat, masih menjadi wilayah paling digemari para pelaku pembegalan sepeda motor untuk beraksi.

Bagaimana tidak, baru sepekan polisi menembak mati seorang begal di wilayah Kecamatan Cimanggis, tetap saja ada kelompok begal yang berani beraksi.

Kali ini begal beraksi di Jalan Ratujaya, Cipayung, Pancoranmas. Korbannya seorang pria bernama Bambang, warga asal Cilebut, Kabupaten Bogor.

Bambang jadi korban pembegalan saat berkendara pulang ke rumah seorang diri pukul 03.00 WIB. Tiba-tiba saat melintas di lokasi dari arah belakang muncul dua sepeda motor yang masing-masing dikendarai dua orang saling berboncengan. 

"Saat itu kondisi sepi, saya dipepet dua motor mereka jumlahnya empat orang saling bonceng. Mereka sempat ngancam suruh saya berhenti. Kalau enggak berhenti katanya saya mau dibunuh," kata Bambang, Selasa, 7 November 2017.

Menurut Bambang, awalnya dia berniat untuk tancap gas. Tapi begal keburu memukulnya pakai balok kayu hingga tak sadarkan diri. Lalu korban dibuang ke dalam got di tepi jalan.

"Kepala dan pinggang saya dipukul. Saya langsung jatuh dan dibuang ke pinggir dekat kali. Setelah itu saya sudah enggak sadar," ujarnya.

Bambang akhirnya ditemukan pengemudi ojek online pada pukul 08.30 WIB. Saat itu dia masih dalam kondisi pingsan di tepi jalan. "Oleh warga saya dibawa ke rumah sakit," katanya.

Bambang mangatakan, pelaku berjumlah empat orang dengan ciri-ciri menggunakan penutup wajah, yakni helm dan cadar. Pelaku kabur membawa motor dan uang tunai korban senilai Rp1 juta yang berada di bawah jok. 

"Iya, yang saya tahu mereka empat orang, mereka pakai penutup wajah semua. Saya dihantam pakai balok, setelah itu saya enggak ingat lagi," katanya. (hd)