Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 9 November 2017 | 21:57 WIB
  • Detik-detik Saat Dokter Lety Diberondong Oleh Suaminya

  • Oleh
    • Eko Priliawito
Detik-detik Saat Dokter Lety Diberondong Oleh Suaminya
Photo :
  • Anwar Sadat
Klinik Azzahra Medical Center, lokasi penembakan dokter Lety Sultri

VIVA – Dokter Lety Sultri (46) tewas ditembak suaminya yang juga seorang dokter berinisial H, di tempat praktiknya di Azzahra Medical Centre, Cawang, Jakarta Timur. Pelaku penembakan adalah Helmi, suaminya sendiri dan telah menyerahkan diri.

Sebelum kejadian penembakan, warga setempat sempat melihat ada cekcok mulut antar mereka berdua di sana. Saat itu, korban sedang melayani pasien.

"Kemudian datang pelaku. Selanjutnya korban keluar ruangan, menemui pelaku dan terdengar cekcok mulut antara korban dengan pelaku," kata Kapolres Jakarta Timur Komisaris Besar Polisi Andry Wibowo, Kamis 9 November 2017.

Kemudian, Lety masuk kembali ke ruangannya dan Helmi ikut masuk ke dalam. Tak lama kemudian terdengar suara letusan tembakan. Sejumlah pasien yang ada di tempat praktir sang dokter kaget. .

"Saksi menghampiri dan melihat pelaku membawa senjata api. Karena ketakutan maka saksi menghindar," katanya.

Setelah itu, tak lama kemudian terdengar suara letusan senjata. Suara tembakan terdenger bukan cuma sekali. Lety sempat minta tolong.

Sejumlah pasien dan petugas di klinik mencoba membantu, tapi peluru sudah bersarang di tubuh Lety dan dan saksi menemui yang bersangkutan dalam keadaan meninggal.

Berdasarkan informasi terdengar ada sebanyak enam kali letusan senjata api. Setelah itu, Helmi yang tempat praktiknya tidak jauh dari lokasi kejadian langsung pergi naik motor.

"Pelaku kemudian melarikan diri dengan sepeda motor," katanya.

Ditemukan Satu Proyektil

Polisi sudah menemukan proyektil di lokasi penembakan dokter Lety Sultri saat melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Proyektil ditemukan satu. Enam kali tembakan dan yang pasti ditembak di bagian fatalnya, antara kepala dan badan," kata Andry Wibowo saat dikonfirnasi wartawan, Kamis 9 November 2017.

Untuk dugaan sementara, motif Heli tega menghabisi nyawa Lety adalah karena soal rumah tangga. Lety meminta bercerai, sementara Helmi menolak.

"Ini motif awal. Tapi, nanti kita akan eksplorasi pada saat pemeriksaan. Tapi informasi awal suami tidak mau bercerai, informasi sama-sama dokter," katanya.