Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 10 November 2017 | 11:00 WIB
  • Tak Semua Penumpang KRL Mengheningkan Cipta

  • Oleh
    • Mohammad Arief Hidayat
Tak Semua Penumpang KRL Mengheningkan Cipta
Photo :
  • VIVA/Arief Hidayat
Mengheningkan Cipta untuk memperingati Hari Pahlawan di Stasiun Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, tepat pukul 08.15 WIB, Jumat, 10 November 2017.

VIVA – Imbauan PT Kereta Commuter Indonesia mengheningkan cipta sejenak untuk memperingati Hari Pahlawan pada Jumat pagi, 10 November 2017, tak diikuti semua penumpang kereta rel listrik (KRL).

Semua KRL yang beroperasi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi pada Jumat pagi, tepat pada pukul 08.15 WIB, memutarkan lagu instrumental Mengheningkan Cipta selama 2.21 menit. Setiap masinis sebelumnya menyampaikan pengumuman agar para penumpang mengheningkan cipta seraya berdoa sejenak.

Begitu pula di tiap-tiap stasiun, petugas pemandu lalu lintas kereta mengumumkan melalui pelantang suara agar semua penumpang mengheningkan cipta, lalu diputarkan lagu Mengheningkan Cipta.

Suasana penumpang di dalam rangkaian Commuterline Jurusan Serpong-Tanah Abang.

Seperti pengamatan VIVA di Stasiun Universitas Indonesia, tepat pukul 08.15 WIB, kereta berhenti sedikit lebih lama daripada biasanya. Saat kumandang lagu Mengheningkan Cipta melalui pelantang suara di tiap-tiap gerbong kereta, sebagian besar penumpang tampak beraktivitas selain mengheningkan cipta, seperti memegang telepon selulernya, mengobrol dengan penumpang lain, dan bahkan ada yang tidur.

Pemandangan serupa ditemui di luar gerbong kereta, hanya segelintir yang terlihat dalam posisi berdiri dengan kepala menunduk kala lagu itu diputar, sementara yang lain tetap duduk atau beraktivitas lain ketika berdiri.

Di antara mereka yang dalam sikap mengheningkan cipta ialah petugas kebersihan Stasiun UI. Petugas berkemeja hijau itu berdiri dengan menundukkan kepala sembari kedua tangannya mencengkeram kantong plastik hitam berisi sampah.

Begitu lagu Mengheningkan Cipta itu berakhir, kala petugas lalu lintas kereta menyampaikan bahwa mengheningkan cipta selesai, si petugas kembali beraktivitas. Kereta pun berjalan lagi. (mus)