Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 10 November 2017 | 14:21 WIB
  • Isi Obrolan Terakhir dr Lety Sebelum Tewas Ditembak Suami

  • Oleh
    • Bayu Adi Wicaksono
Isi Obrolan Terakhir dr Lety Sebelum Tewas Ditembak Suami
Photo :
  • Repro facebook
Dokter Lety Sultri semasa hidup.

VIVA – Kepolisian masih menyelidiki penyebab dokter Ryan Helmi tega menembak mati istrinya, dokter Lety Sultri, di dalam Klinik Azzahra Medical Centre, Cawang, Jakarta Timur.

Berdasarkan penyelidikan sementara, sebelum dokter Helmi mengarahkan tembakan dua pistol ke tubuh istrinya, antara keduanya sempat berlangsung pembicaraan serius hingga terjadi cekcok.

Sebenarnya, apa isi pembicaraan terakhir keduanya hingga situasi memanas dan dokter Helmi akhirnya menembaki dokter Lety hingga tewas?

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, pelaku dan korban sempat berbincang membahas nasib rumah tangga mereka. 

Terutama tentang rencana perceraian. Karena, saat penembakan terjadi, dr Lety sedang mengajukan gugatan cerai. 

Argo mengatakan, perceraian antara keduanya hanya tinggal menghitung hari. "Bahwa dia berkeluarga, digugat cerai sama istrinya. Otomatis kan membicarakan itu. Kan akhir November mau putus (talak)," kata Argo di Markas Polda Metro Jaya, Jumat, 10 November 2017.

Diduga, dokter Helmi meminta dokter Lety agar membatalkan niat untuk berpisah. Tapi, permintaan itu ditolak sehingga pelaku naik pitam.

Dokter Helmi menembaki istrinya dengan dua pistol rakitan berjenis Revolver dan FN yang dibawanya saat datang ke klinik itu. (one)