Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 10 November 2017 | 19:34 WIB
  • Sebelum Ditembak, Dokter Lety Sempat Bersembunyi

  • Oleh
    • Harry Siswoyo,
    • Foe Peace Simbolon
Sebelum Ditembak, Dokter Lety Sempat Bersembunyi
Photo :
  • VIVA.co.id/Facebook
Petugas kepolisian mengevakuasi jasad dokter Lety yang tewas usai ditembak suaminya sendiri di klinik Azzahra Medical Centre Cawang Jakarta Timur, Kamis (9/11/2017)

VIVA – Dokter Ryan Helmi, tersangka pembunuh istrinya, dr. Lety Sultri, mengaku mengisi peluru pistolnya dalam perjalanan menuju ke klinik Azzahra Medical Centre, Kamis, 9 November 2017.

"Sebelum sampai ke klinik itu, diisi peluru. Kemudian masuk ke klinik mencari istrinya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, Jumat, 10 November 2017.

Dari pengakuan Helmy, saat itu ia hendak berbicara empat mata dengan istrinya soal rencana perceraian mereka yang akan diputus pengadilan pada November 2017.

"Tetapi korban tidak mau dan akhirnya pelaku mengeluarkan senjata dari tas," ujar Argo.

Melihat itu, lanjut Argo, dr. Lety pun langsung berteriak dan berlari ke ruangan administrasi klinik Azzahra Medical Centre. "(Korban) Masuk ke sana dan mengunci pintu," ujar Argo.

Helmy yang kalap pun langsung berusaha menendang dan merusak pintu. Namun, tak bisa dilakukan. Ia pun akhirnya menuju ke tempat loket yang ada di ruang administrasi.

"Dari tempat itu lah pelaku menghabiskan peluru kepada korban," kata Argo.