Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Minggu, 12 November 2017 | 14:54 WIB
  • Naik Mobil Off Road Sandiaga Tinjau Lokasi Bakal Stadion DKI

  • Oleh
    • Eko Priliawito,
    • Fikri Halim
Naik Mobil Off Road Sandiaga Tinjau Lokasi Bakal Stadion DKI
Photo :
  • Fikri Halim
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga uno, saat minjau Taman BMW di Jakarta Utara

VIVA – Pemerintah DKI Jakarta akan melibatkan badan usaha untuk membangun stadion baru di Jakarta di lahan taman BMW Jakarta Utara. Pembangunan stadion ini menggunakan skema kerjasama pemerintah badan usaha (KPBU). 

Saat meninjau lahan taman BMW Minggu, 12 November 2017, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengatakan, sudah ada beberapa pengusaha yang tertarik untuk bekerjasama.

"Untuk stadionnya di 2018 kita akan siapkan finalisasi, konsepnya KPBU," ujarnya.

Sandi yang datang bersama Walikota Jakarta Utara Husein Murad, Wakil Walikota Jakarta Utara Junaedi, Sekretaris Daerah Saefullah serta para camat dan lurah setempat.

"Saya juga sempat tadi dengan Pak Husein pakai mobil off road melihat taman BMW dan persiapannya seperti apa untuk tahun depan dimulai pelaksanaan pembangunan dari stadion BMW ini. Dan insya Allah ini akan dibangun dalam suatu penataan yang berkesinambungan, bersinergi," kata Sandiaga di Jakarta Utara, Minggu 12 November 2017.

Ia juga mengungkapkan kualitas stadion ini ke depannya tidak kalah dengan stadion luar negeri seperti Old Trafford. Untuk wilayah sekitar, diakui akan ada penataan wilayah yang luasnya mencapai 26 hektare juga dengan menampung usulan dari warga setempat.

"Karena ini kan 26 hektare. Karena ini luas sekali jadi kami nanti desainnya bisa sebagian ada partisipasi dari warga, nanti akan kita tampung. Kalau kita misalnya harus direlokasi, tentunya kita carikan tempat yang dekat. Taman BMW ini, tempat yang sangat bersejarah," ujarnya. 

Ditambahkannya, masalah di wilayah tersebut bukan hanya ekonomi sosial, melainkan juga aspek legalitas.

"Masalah legalitasnya, di sini adalah tanah milik Pemprov DKI, tanah yang Selama ini dikelola oleh warga bagaimana legalitasnya, agar juga bisa dikelola dengan baik," katanya.