Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 13 November 2017 | 11:25 WIB
  • Prarekonstruksi Penembakan dr Lety, Lalu Lintas Tersendat

  • Oleh
    • Lis Yuliawati,
    • Bayu Nugraha
Prarekonstruksi Penembakan dr Lety, Lalu Lintas Tersendat
Photo :
  • Foe Peace
Dokter Helmi, pelaku pembunuhan terhadap dokter Lety Sultri menutup wajah saat digiring petugas ke ruang pemeriksaan.

VIVA – Penyidik Kepolisian Daerah Metro Jaya akan melakukan prarekonstruksi pembunuhan dokter Lety yang tewas ditembak suaminya dokter Helmi, di Klinik Azzahra Medical Center, Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur, Senin, 13 November 2017.

Pantauan VIVA.co.id, prarekonstruksi yang rencananya dimulai pukul 10.00 WIB belum juga mulai dilakukan. Padahal awak media sudah menunggu jalannya prarekonstruksi ini.

Tak hanya jurnalis, warga sekitar pun terlihat beramai-ramai ingin menyaksikan prarekonstruksi ini. Terlihat puluhan warga berada di depan Klinik Azzahra. Mereka menunggu di depan gerbang dan di sebagian ruas Jalan Dewi Sartika.

Aktivitas warga ini membuat arus lalu lintas sekitar lokasi tersendat. Anggota kepolisian terlihat melakukan pengaturan arus lalu lintas. "Iya ini ingin lihat kok tega sih suaminya tembak istrinya," kata salah seorang warga yang enggan menyebutkan namanya.

Dokter Lety Sultri tewas ditembak di tempat kerjanya di Azzahra Medical Centre, Cawang, Jakarta Timur, Kamis, 9 November 2017. Lety ditembak sebanyak enam kali oleh pelaku hingga tewas di tempat.

Meski sempat kabur, pelaku akhirnya menyerahkan diri ke polisi. Saat menyerahkan diri, polisi menemukan dua senjata api yang diduga dipakai Helmi untuk menghabisi Lety.

Saat ini, senjata rakitan jenis Revolver dan FN tersebut telah disita polisi. Helmi sudah ditahan di Polda Metro Jaya. Motif penembakan itu diduga lantaran Helmi tidak terima perceraiannya dengan Lety.