Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 15 November 2017 | 18:55 WIB
  • Operasi Zebra Jaya, 81 Ribu Pegawai Swasta Kena Jaring

  • Oleh
    • Bayu Adi Wicaksono,
    • Foe Peace Simbolon
Operasi Zebra Jaya, 81 Ribu Pegawai Swasta Kena Jaring
Photo :
  • ANTARA Foto/Andreas Fitri Atmoko
Ilustrasi operasi zebra

VIVA – Sungguh mengejutkan, hanya dalam waktu dua pekan, ratusan ribu pengendara terjaring Operasi Zebra Jaya 2017, karena melakukan pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Tercatat, sejak 1 hingga 14 November, ada sebanyak 149.587 pengendara yang terjaring, Dengan rincian 136.142 pengendara ditilang dan 13.445 pengendara hanya mendapat teguran.

Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum (Bin Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto mengatakan, jika dibanding Operasi Zebra 2016, jumlah pelanggar yang terjaring tahun ini meningkat tajam dengan persentase 29 persen.

"Tahun 2016 itu sebanyak 115.887 kendaraan yang dihentikan dengan rincian 102.835 dilakukan tilang dan 13.052 kendaraan hanya mendapat teguran," kata Budi, Rabu, 15 November 2017.

Dari total 136.142 kendaraan yang dilakukan penilangan sebanyak 61.477 disita barang bukti Surat Izin Mengemudi (SIM). Sedangkan yang dilakukan penyitaan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sebanyak 74.039, kemudian 626 kendaraan diamankan karena tidak dilengkapi surat-surat.

"Mayoritas pelanggar adalah kendaraan roda dua atau sepeda motor dengan jumlah 87.810, kemudian mobil penumpang 38.825, disusul mobil bus 1.668, dan mobil barang 7.839," kata Budiyanto.

Sementara dari data yang diperoleh berdasarkan identitas pelanggar, umumnya pengemudi yang melakukan pelanggaran lalu lintas berprofesi sebagai karyawan swasta dengan jumlah 81.028, kemudian pengemudi atau sopir baik pribadi, perusahaan atau sopir kendaraan umum sebanyak 23.834 orang, untuk pelanggar yang masih berstatus pelajar sebanyak 19.964, dan sebagai pegawai negeri sipil (PNS) sebanyak 1.915 orang.