Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Minggu, 26 November 2017 | 12:42 WIB
  • Sandi Ingin Monas Jadi Alun-alunnya Jakarta

  • Oleh
    • Syahrul Ansyari,
    • Syaefullah
Sandi Ingin Monas Jadi Alun-alunnya Jakarta
Photo :
  • Pemprov DKI
Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno menghadiri acara Hari Kesehatan Nasional

VIVA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melaksanakan serangkaian agenda kirab kebangsaan. Kegiatan itu digelar dalam rangka memperingati hari pahlawan yang berlangsung di Monas, Jakarta Pusat, Minggu 26 November 2017.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno mengapresiasi dengan kegiatan kirab ini. Alasannya, karena dalam acara tersebut berbagai komunitas, budaya, penampilan musik ditampilkan.

"Kita ingin monas jadi alun-alunnya Jakarta, di mana warga bisa berinteraksi, bersatu, dari semua lapisan budaya, sosio ekonomi," ujar Sandi.

Sandi menginginkan bahwa Monas bisa dinikmati oleh semua masyarakat DKI Jakarta dan bisa digunakan untuk kegiatan.

Pantauan VIVA, kesenian yang tampil dalam acara itu antara lain, tari-tarian Betawi, Ondel-ondel, Marching Band, serta kesenian Reog Ponorogo dari Jawa Timur. Ketika penampilan Reog Ponorogo, Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan sempat menaiki kepala Reog Ponorogo, namun hanya beberapa menit.

Acara itu dihadiri ribuan peserta. Warga DKI Jakarta juga tampak antusias mengikutinya.

Anies akhirnya membuka kembali kawasan Monumen Nasional sebagai tempat kegiatan masyarakat. Melalui Peraturan Gubernur (Pergub) No. 186 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 160 Tahun 2017, tentang Pengelolaan Kawasan Monumen Nasional, Anies menetapkan Monas bisa digunakan lagi untuk kegiatan pendidikan, sosial, budaya, dan keagamaan.

Anies mengatakan, dengan adanya Pergub No. 186 tahun 2017 kegiatan masyarakat di Monas mendapat kepastian hukum. Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, mengeluarkan Pergub pada tanggal 13 Oktober 2017 yang melarang Monas sebagai tempat untuk kegiatan budaya, pendidikan, sosial dan agama.