Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 27 November 2017 | 18:38 WIB
  • Soal Tanah Abang, Ombudsman: Bukan Baik Malah Makin Semrawut

  • Oleh
    • Rendra Saputra,
    • Anwar Sadat
Soal Tanah Abang, Ombudsman: Bukan Baik Malah Makin Semrawut
Photo :
  • ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Kepadatan Kawasan Pasar Tanah Abang

VIVA – Komisioner Ombudsman RI (ORI) Adrianus Meliala mengatakan telah memanggil Pemprov DKI terkait hasil investigasi ORI yang menyebutkan Satpol PP DKI melakukan pembiaran terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdagang tidak pada tempatnya.

Adrianus menyayangkan, sejak diberitahukannya hasil investigasi tersebut, sampai saat ini tidak ada perubahan yang dilakukan Pemprov DKI. Bahkan kini kawasan Tanah Abang masih semrawut oleh PKL.

"Kami sudah panggil (Pemprov DKI) awal November. Kami sudah menyerahkan hasil kami dan kami harapkan ada perubahan dan perbaikan. Dan setelah kami cek selama tiga minggu, tanggal 20 kemarin kami turun lapangan lagi, bukan makin baik malah makin semrawut," kata Adrianus, Senin, 27 November 2017.

Adrianus menyayangkan dengan respons Pemprov DKI yang seakan menyepelekan hasil investigasi ORI dengan mengerucutkan pelanggaran ini sebagai ulah individu atau oknum.

Menurut Adrianus, semestinya Pemprov DKI melakukan pengusutan dan evaluasi atas temuan ORI. Karena apa yang dilakukan ORI saat ini adalah untuk kebaikan penyelenggara pelayanan publik.

"Nah kok malah sekarang dikecilkan lagi soal oknum gitu lho. Kalau soal orang-orang itu kami kan bicara masalah lembaga atas nama garuda, masak bohong sih. Jadi kalau kami buka-bukan yang malu nanti siapa, bukan itu poinnya."

Jadi, lanjut Adrianus, sekali lagi ini poinnya sudah pada soal sistemik dan bukan oknum. "Dan kami yakin ini semua sudah begitu dan terima duit semua ini," ujarnya.