Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 30 November 2017 | 12:35 WIB
  • Dampak Badai Dahlia Ancam Jawa, PLN Waspadai Tiang Listrik

  • Oleh
    • Bayu Adi Wicaksono,
    • Sherly (Tangerang)
Dampak Badai Dahlia Ancam Jawa, PLN Waspadai Tiang Listrik
Photo :
  • Repro BMKG
Badai Tropis Dahlia di selatan Bengkulu.

VIVA – Selain DKI Jakarta dan Jawa Barat, wilayah Provinsi Banten juga diprediksi bakal terdampak adanya aktivitas kelahiran Badai Tropis Dahlia di selatan Bengkulu.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika menyebut, tiga wilayah di Pulau Jawa ini berpotensi diterjang angin kencang disertai hujan lebat hingga beberapa hari ke depan.

Untuk menghadapi ancaman cuaca ekstrem dampak aktivitas Badai Tropis Dahlia, PT PLN Jawa bagian barat mulai melakukan berbagai langkah antisipasi, seperti penguatan pondasi tiang listrik dan menambah ketinggian tiang listrik.

Sebab, tiang listrik merupakan salah satu fasilitas umum yang rawan menciptakan masalah baru di saat bencana akibat cuaca ekstrem. 

"Kesiapannya akan cuaca ekstrem ini sudah kita lakukan seperti, meninggikan gardu-gardu. Walaupun gardu itu sudah kita tinggikan setiap tahun kita tambah tingginya, karena apabila cuaca ekstrem ini dan mengakibatkan banjir membuat turunnya level tanah. Untuk wilayah Banten itu ada beberapa titik seperti Pandegalang," kata Direktur Regional Jawa Bagian Barat, Haryanto WS di Tangerang, Kamis, 30 November 2017.

Selain itu, menurut, Kepala Humas PLN Distribusi Banten, Muharman, saat cuaca ekstrem dampak Badai Tropis melanda, PLN akan melakukan pemadaman aliran listrik secara bergilir.

"Kemarin ada tower 150KV milik PLN Distribusi Banten di Kecamatan Bojong, Pandeglang yang tiangnya roboh. Alhasil mengganggu distribusi listrik di wilayah terdampak yakni, Kampung Ciladeun, Cigeulis Purus, Sukareme, dan Banjarsari, Pandeglang, Banten. Akhirnya, kami pun lakukan pemadaman bergilir untuk wilayah Pandeglang," ujarnya.

PLN meminta masyarakat memahami kebijakan pemadaman aliran listrik secara bergilir ini. "Saya mohon maaf juga pada pelanggan yang terdampak akan pemadaman bergilir. Sementara, untuk wilayah Tangerang masih aman," kata Muharman.

Seperti diketahui, Badai Dahlia terlahir mulai pukul 19.00 WIB, Rabu, 29 November 2017. Badai ini terlahir di saat aktivitas Badai Cempaka mulai luruh dan menjauh dari wilayah Indonesia.

Baca: Waspada, Dampak Badai Dahlia Bakal Terjang Jakarta