Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Minggu, 3 Desember 2017 | 19:26 WIB
  • Anggota Kodim Babak Belur Dikeroyok Saat 'Ngojek'

  • Oleh
    • Ezra Natalyn,
    • Bayu Nugraha
Anggota Kodim Babak Belur Dikeroyok Saat 'Ngojek'
Photo :
  • www.pixabay.com/bykst
Ilustrasi penganiayaan

VIVA – Seorang anggota Kodim Bekasi bernama Sertu Mangatas Simanjutak, babak belur dikeroyok kelompok pemuda di Pengasinan, Bekasi Timur. Tak hanya dikeroyok, korban pun ditembak dengan airsoft gun oleh pelaku.

Kasubag Humas Polres Bekasi, AKP Erna Ruswing mengatakan, kejadian pengeroyokan dan penembakan terhadap Sertu Mangatas terjadi pada Minggu dini hari, 3 Desember 2017, sekitar pukul 01.00 WIB.

"Sepulang dinas korban mengojek di Pintu Keluar Tol Bekasi Timur. Ketika lagi menunggu penumpang, Sertu Mangatas tiba-tiba diserang oleh 20 orang dengan senjata tajam dan airsoft gun jenis FN," kata Erna kepada VIVA.

Korban diduga menjadi korban amukan salah sasaran dari kelompok pelaku. Selain Sertu Mangatas, pelaku juga memukuli tukang ojek lainnya yang bermarga Sinurat dan Sijabat.

"Keterangan saksi pelaku awalnya bermasalah dengan kelompok Ambon atas nama Fery. Setelah kelompok Ambon kabur, pelaku pergi memanggil teman-temannya sebanyak 20 orang," ujarnya.

Kedatangan pelaku dengan senjata tajam dan senjata api airsoft gun, lanjut Erna, langsung menyerang tukang ojek di lokasi. Pelaku juga merusak empat motor tukang ojek.

"Pelaku Julianto Hutagalung dan kawan-kawan langsung membabi buta mengeroyok korban, memukuli dan mengalungkan celurit di badan dan leher korban. Pelaku menembaki korban senjata airsoft gun," kata Erna.

Erna mengatakan, korban telah membuat laporan ke Polres Bekasi Kota. Korban telah divisum dengan barang bukti dua peluru gotri airsoft gun. "Korban sudah buat laporan. Pelaku Julianto sudah kami amankan," katanya.

Erna menjelaskan, kasus kini masih dalam penyelidikan. "Karena pengakuan dari pelaku pengeroyokan berawal permasalahan yang bersangkutan bertikai dan berkelahi dengan saudara Ferry yang juga profesi sebagai tukang ojek di sekitar Pintu Tol Bekasi Timur. Nanti akan kami dalami lagi dari sini," tuturnya. (ase)