Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 6 Desember 2017 | 11:04 WIB
  • Sadis, Ridwan Ajak Teman Bunuh Pacar Lalu Rampas Harta

  • Oleh
    • Bayu Adi Wicaksono,
    • Foe Peace Simbolon
Sadis, Ridwan Ajak Teman Bunuh Pacar Lalu Rampas Harta
Photo :
  • Foe Peace Simbolon -VIVA
Ridwan saat ditangkap polisi di Subang.

VIVA – Sungguh sadis pemuda bernama Ridwan Setiadi alias Maman ini. Dia tega menghabisi nyawa kekasihnya, Siti Nurhayati, hanya karena ingin menguasai harta benda milik korban.

Gadis berusia 22 tahun itu dibunuh Ridwan di dalam rumahnya di Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Banten. Ironisnya, Ridwan menghabisi nyawa Siti tak seorang diri. Dia membawa temannya bernama Ardiana alias Ardi (21 tahun) untuk membantu.

Menurut Kepala Polres Tangerang Selatan, Kombes Fadli Widiyanto, Ridwan dan Ardi menghabisi nyawa Siti pada Minggu, 3 Desember 2017. Modusnya, Ridwan datang bertamu dan sengaja memancing keributan dengan korban. Sementara Ardi menunggu di luar rumah.

Saat Ridwan dan Siti cek cok, Ardi langsung masuk dan menjerat leher korban pakai ikat pinggang. Sementara Ridwan mengambil pisau di dapur dan menyayat tangan korban.

"Selanjutnya tersangka melarikan diri dengan membawa sepeda motor Korban dan HP milik korban," kaya Fadli, Rabu, 6 Desember 2017.

Fadli menuturkan, berdasarkan pengakuan Ridwan, dia membunuh Siti semata-mata hanya untuk mengambil hartanya. Selama ini memang Ridwan mengetahui saldo rekening bank milik korban. Tersangka juga tahu nomor pin kartu ATM milik Siti.

"Menurut keterangan kedua pelaku sudah merencanakan dari rumah Ardi pada hari Minggu tanggal 3 Desember untuk apapun cara yang diperlukan untuk mengambil ATM milik korban. Di mana tersangka Ridwan mengetahui jumlah di rekening korban (Siti) kurang lebih sebesar 3 juta rupiah berikut nomor pin korban. Dan pada saat kejadian, sepeda motor milik korban turut dibawa oleh para Tersangka. Para pelaku (juga) menjual HP (handphone) milik korban," ujar Fadli.

Jasad Siti ditemukan warga beberapa jam setelah terbunuh, sementara Ridwan dan Ardi ditangkap tim buru sergap Polres Tangsel di tempat pelarian mereka di Subang, Jawa Barat.

"Atas kedua tersangka dan barang bukti dibawa dan diamankan guna penyidikan lebih lanjut," lanjut Fadli. (ren)