Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 20 Mei 2017 | 16:17 WIB
  • Musibah KM Mutiara Sentosa, Menhub Minta Investigasi Cepat

  • Oleh
    • Eko Priliawito
Musibah KM Mutiara Sentosa, Menhub Minta Investigasi Cepat
Photo :
  • Viva.co.id/Nur Faishal
Posko KM Mutiara Sentosa 1

VIVA.co.id – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta seluruh jajaran di Kemenhub, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Basarnas, dan Kepolisian Air dan Udara (Polairud) Surabaya segera melakukan proses save and rescue terkait kecelakaan KM Mutiara Sentosa-I di Kepulauan Masalembu. Akibat kejadian ini, lima penumpang meninggal dunia.

"Saya menyampaikan rasa simpati yang mendalam kepada keluarga para korban kecelakaan KM Mutiara Sentosa-I dan saya sudah minta untuk dilakukan investigasi dengan cepat dan akurat," jelas Budi Karya saat berada di Palembang, Sabtu, 20 Mei 2017.

Budi Karya memastikan akan segera melakukan evaluasi dan koreksi menyeluruh terhadap penyelenggara. Mulai dari level atas sampai ke bawah terkait regulasi dan standar operasi angkutan publik terhadap penyelenggara angkutan.

"Saya akan terbitkan surat edaran yang meminta semua proses keberangkatan kapal, operasional bus dan semua moda angkutan publik memberlakukan SOP dengan metode double check terhadap semua unsur keselamatan," katanya.

Lebih lanjut, Budi Karya dengan tegas akan memberikan sanksi jika ditemukan kelalaian yang dilakukan oleh jajaran di Kemenhub. Apalagi bila tidak menerapkan regulasi dan pendampingan sehingga menyebabkan potensi kecelakaan.

Musibah yang menimpa Kapal Motor Mutiara Sentosa I di Perairan Masalembu, Madura, Jawa Timur, diduga disebabkan karena percikan api di sebuah truk yang menumpang di kapal nahas itu. Saat berangkat, kapal dipastikan dalam kondisi layak jalan.

"Kapal diuji petik (uji kelayakan) terakhir sebelum berangkat," kata Kepala Bidang Bidang Penjagaan Patroli dan Penyidikan Kesyahbandaran Tanjung Perak Edi Sumarsono.

Sebanyak 186 penumpang KM Mutiara Sentosa I yang selamat dibawa ke Surabaya menggunakan KM Dharma Kartika. Dia tidak menjelaskan apakah jumlah itu termasuk 91 orang yang dievakuasi ke Pulau Masalembu.

Sementara Komandan Tim Pencarian Badan SAR Surabaya Octaviano Delima Riajanetra mengatakan, KM Mutiara Sentosa I masih terbakar hingga pagi hari di perairan dangkal di dekat Pulau Masalembu. Tetapi penumpang sudah tidak ada di dalam kapal.

"Kapal belum tenggelam," ujarnya.