Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 16 Juni 2017 | 06:41 WIB
  • Bendung ISIS, TNI Sudah Tutup Daerah Perbatasan

  • Oleh
    • Syahrul Ansyari,
    • Lilis Khalisotussurur
Bendung ISIS, TNI Sudah Tutup Daerah Perbatasan
Photo :
  • Puspen TNI
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

VIVA.co.id - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan upayanya untuk mencegah masuknya ISIS dari Marawi. Sebab, ketika tak ditutup jalan masuknya, maka akan berbahaya bagi Indonesia.

"TNI sudah lakukan kegiatan-kegiatan mulai dari pulau-pulau yang paling dekat. Marore, Miangas," kata Gatot usai rapat dengan komisi I DPR di Gedung DPR, Jakarta, Kamis 15 Juni 2017.

Ia menjelaskan pelarian ke Tarakan, Bitung, Marore, Miangas, Maluku Utara telah ditutupnya. Penutupan dilakukan dengan operasi dan patroli militer udara dan laut.

"Kapal selam pun ditaruh di sana dan di tiap-tiap pulau tadi diadakan penebaran," kata Gatot.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto, menggelar rapat koordinasi membahas masalah terorisme di Indonesia dan konflik Marawi, Filipina.

"Kelompok Maute di Filipina merupakan jaringan ISIS. Sehingga Sulut harus waspada, semua komponen warga harus bersama lakukan langkah koordinasi guna membendung masuknya ISIS," ujar Wiranto.