Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 16 Juni 2017 | 13:47 WIB
  • Kapolri Pastikan akan Dalami Pernyataan Novel Baswedan

  • Oleh
    • Hardani Triyoga,
    • Irwandi Arsyad
Kapolri Pastikan akan Dalami Pernyataan Novel Baswedan
Photo :
  • ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Penyidik KPK Novel Baswedan menyapa wartawan saat akan dirujuk ke RS JEC

VIVA.co.id – Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian merespons pernyataan penyidik senior KPK Novel Baswedan yang menyebut ada dugaan keterlibatan oknum jendral kepolisian dalam teror penyiraman air keras terhadapnya. Tito menegaskan, Polisi akan mendalami terkait pernyataan Novel itu.

"Saya sudah monitor juga mengenai pernyataan itu. Prinsip kita di Polri tentu kita akan mendalami ya," kata Tito di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat 16 Juni 2017.

Tito mengatakan, rencananya dia akan menyambangi pimpinan KPK di kantor lembaga pemberantasan korupsi itu pada Senin 19 Juni 2017 ini.

Dia menambahkan, ada dua hal yang  akan dibahas dengan pimpinan KPK. Pertama, terkait koordinasi perkembangan proses penanganan kasus penyiraman air keras terhadap Novel yang ditangani Polri. Kemudian yang kedua, terkait pernyataan Novel yang menyebut ada oknum jenderal di kepolisian terlibat.

"Tapi nanti kita akan koordinasikan dengan KPK. Saya rencana nanti Senin mau ke KPK. Dua hal (yang dibahas), mengenai koordinasi perkembangan penyidikan kasus penganiayaan terhadap Novel Baswedan. Yang kedua adalah mengenai pernyataan itu," ujarnya.
    
Seperti diketahui, penyidik KPK Novel Baswedan, mengungkapkan keheranannya terhadap proses penyelidikan kasus penyiraman air keras yang menimpanya. Sudah dua bulan berlalu, namun ia mempertanyakan polisi yang belum menemukan titik terang. Hal itu disampaikan Novel saat diwawancarai oleh media internasional time.com.

"Saya sebenarnya telah menerima informasi bahwa seorang jenderal kepolisian —level tinggi dari jajaran kepolisian— terlibat (dalam kasus penyiraman air keras). Awalnya, saya bilang itu informasi yang bisa jadi salah. Namun, kini sudah dua bulan lamanya dan kasus saya tak juga menemukan titik terang. Saya katakan, perasaan saya bahwa informasi itu bisa saja benar," ujar Novel Baswedan seperti dikutip di time.com, Selasa 13 Juni 2017. (one)