Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 16 Juni 2017 | 17:24 WIB
  • Carry Tabrak Motor dan Truk, Tiga Tewas

  • Oleh
    • Bayu Adi Wicaksono,
    • Daru Waskita (Yogyakarta)
Carry Tabrak Motor dan Truk, Tiga Tewas
Photo :
  • VIVA.co.id/Istimewa
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas.

VIVA.co.id – Kecelakaan maut terjadi di H-9 arus mudik Lebaran 2017. Dalam kecelakaan melibatkan tiga kendaraan ini, tiga orang meninggal dunia di lokasi.

Tiga kendaraan yang terlibat kecelakaan ini yakni mobil Suzuki Carry, truk, dan sepeda motor. Ketiga kendaraan itu terlibat kecelakaan di ruas Jalan Semanu-Wonosari, tepatnya di Dusun Sambirejo, Desa Mijahan, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul, DIY.

Menurut Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Gunungkidul, AKP Samiyono, kecelakaan terjadi pukul 03.15 WIB, Jumat, 16 Juni 2017.

Kecelakaan bermula saat truk pengangkut pupuk bernomor polisi L 8113 yang dikemudikan Supani (41 tahun) sedang parkir masuk ke dalam gudang untuk kegiatan bongkar muat. Saat bersamaan, dari arah timur lokasi datang sepeda motor bernomor polisi AB 3968 EW yang dikendarai Suratni dan Sri Lestari, warga Sidorejo, Ponjong. 

Mendekati lokasi keberadaan truk, pengendara sepeda motor langsung menurunkan kecepatan kendaraan. Karena saat itu, belum semua badan truk yang masuk ke gudang, bagian bak truk masih berada separuh menutupi ruas jalan.

Namun, tiba-tiba saja, dari arah belakang sepeda motor melaju kencang mobil Carry bernomor polisi AB 1975 RD yang dikemudikan Sarno (41 tahun).

AKP Samiyono menuturkan, berdasarkan keterangan saksi, pengemudi Carry tak sempat menginjak rem untuk menghentikan laju kendaraan, sehingga langsung menabrak sepeda motor Suratni dan menabrak bak truk pupuk.

"Mobil Suzuki Carry menabrak pengendara motor, dan menabrak bodi samping kiri truk," kata Samiyono.

Akibat benturan keras, Sarno dan dua penumpang mobil Carry, yakni Sumardiyono (57 tahun) dan Warni (41 tahun) meninggal di lokasi. Diduga, pengemudi Carry tidak mengetahui ada kendaraan masuk ke gudang, karena kondisi lokasi cukup gelap. 

Selain itu, jalan yang lurus di sekitar lokasi menyebabkan para pengemudi memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Diperkirakan saat terjadi tubrukan, kecepatan mobil mencapai 70 km/ jam. "Tak ada bekas rem pengendara mobil," ucapnya. 

Samiyono mengatakan, untuk mengantisipasi kejadian serupa, polantas sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk menambah penerangan jalan umum (PJU). 

Sementara itu, selain menewaskan tiga penumpang mobil Carry, kecelakaan ini juga menyebabkan dua pengendara sepeda motor terluka. "Saat ini sopir truk masih diperiksa di unit Laka," katanya.