Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Minggu, 18 Juni 2017 | 20:16 WIB
  • Jelang Lebaran, Harga Daging Sapi Beku Rp80 Ribu per Kg

  • Oleh
    • Tasya Paramitha,
    • Chandra G. Asmara
Jelang Lebaran, Harga Daging Sapi Beku Rp80 Ribu per Kg
Photo :
  • Pixabay/cegoh
Daging sapi.

VIVA.co.id – PT Estetika Tata Tiara, selaku distributor daging sapi beku menyatakan komitmennya untuk menyediakan komoditas daging dengan harga yang terjangkau jelang perayaan hari raya Lebaran. Daging sapi beku yang dijual mencapai Rp80 ribu per kilogram.

Direktur Pemasaran PT Estetika Tata Tiara Wiryo Subagyo mengungkapkan, KIBIF akan menjual daging sapi beku di arena Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau biasa dikenal Car Free Day sampai dengan perayaan hari Lebaran. Terobosan ini dilakukan, demi mengakhiri polemik tingginya harga daging sapi di pasaran.

“Masyarakat bisa bebas memilih varian daging yang diinginkan dan membeli daging dengan harga sangat terjangkau,” kata Wiryo saat berbincang dengan VIVA.co.id, Jakarta, Minggu,18 Juni 2017.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, kebutuhan daging sapi nasional selama bulan Ramadan diperkirakan mencapai 47.000 sampai dengan 50.000 ton. Hal tersebut sejalan dengan meningkatnya konsumsi daging sapi beku sampai dengan 35 persen, sejak pemerintah menetapkan harga daging sapi beku.

Berkaca dari data tersebut, KIBIF pun telah mendatangkan daging sapi beku dari Australia untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat hingga perayaan hari Lebaran. Wiryo mengatakan, daging sapi beku asal Australia tidak jauh berbeda dengan daging lokal.

“Ini baru saja tiba dan segera didistribusikan ke pasaran untuk menjaga stok daging nasional. Sehingga harga tetap stabil,” ujarnya.

Ketua Komite Daging Sapi Jakarta Raya Sarman Simanjorang menambahkan, masyarakat tidak perlu takut dengan kualitas daging sapi beku impor. Ia berharap, sinergi antara pemangku kepentingan terkait jelang perayaan hari raya Lebaran mampu menekan harga komoditas daging sapi.

“Kami mengajak masyarakat membeli daging impor dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah. Kualitas daging impor dan fresh sama, tidak ada bedanya,” ujarnya.