Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 19 Juni 2017 | 11:28 WIB
  • Ancaman di Hari Lebaran, dari Teroris Hingga Rampok Nasabah

  • Oleh
    • Bayu Adi Wicaksono
Ancaman di Hari Lebaran, dari Teroris Hingga Rampok Nasabah
Photo :
  • Foe Peace - VIVA.co.id
Apel Operasi Ramadniya 2017.

VIVA.co.id – Kepolisian menyatakan mengerahkan lebih 170 ribu pasukan gabungan untuk mengamankan Indonesia dari segala ancaman kejahatan menjelang perayaan Idul Fitri 1438 H.

Menurut Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Inspektur Jenderal Polisi, Setyo Wasisto, personel sebanyak itu merupakan gabungan dari prajurit TNI dan anggota kepolisian. Mereka dikerahkan dalam operasi bernama Ramadniya 2017.

Dari pasukan sebanyak itu, 6 ribu di antaranya khusus bertugas mengamankan Ibukota Jakarta.  "Lebih dari 170 ribu personel gabungan TNI-Polri di seluruh Indonesia dan 6.000 personel untuk pengamanan di Jakarta," kata Wasisto di  silang Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Senin, 19 Juni 2017.

Setyo menuturkan, ada beberapa jenis ancaman yang masuk kategori besar yang diwaspadai di Hari Raya Idul Fitri.

Seperti serangan teroris, perampokan nasabah, aksi sweeping organisasi masyarakat, kecelakaan akibat petasan dan kembang api, kecelakaan lalu lintas, kecelakaan kereta api dan kemacetan akibat antrean pembagian zakat.