Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 19 Juni 2017 | 13:51 WIB
  • Ditemukan 4 Titik Rawan Kecelakaan di Tol Brebes-Gringsing

  • Oleh
    • Mohammad Arief Hidayat,
    • Dwi Royanto (Semarang)
Ditemukan 4 Titik Rawan Kecelakaan di Tol Brebes-Gringsing
Photo :
  • VIVA.co.id/Dwi Royanto
Basarnas menggelar simulasi penyelamatan berdasarkan skenario kecelakaan dalam arus mudik Lebaran di pintu keluar Tol Gringsing di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Senin, 19 Juni 2017.

VIVA.co.id - Badan SAR Nasional (Basarnas) menandai empat titik rawan kecelakaan di Tol Brebes-Gringsing, Jawa Tengah, pada arus mudik Lebaran 2017. Keempat titik tersebar di tol fungsional sepanjang 110 kilometer itu.

Menurut Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi, keempat lokasi rawan kecelakaan pemudik itu berada di wilayah Brebes timur, Kilometer 164, Kilometer 102, dan wilayah pintu keluar Tol Gringsing di Kabupaten Batang.

"Itu merupakan titik yang kami waspadai sebagai lokasi rawan. Tadi saya sudah cek menggunakan helikopter," kata Syaugi di sela memimpin apel Siaga Basarnas di pintu keluar Tol Gringsing pada Senin, 19 Juni 2017.

Ditemukan Empat Titik Rawan Kecelakaan di Tol Brebes-Gringsing

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi, memimpin apel pasukan penyelamatan pemudik di pintu keluar Tol Gringsing di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Senin, 19 Juni 2017. (VIVA.co.id/Dwi Royanto)

Di empat lokasi rawan itu, tim Basarnas sengaja menempatkan personel khusus untuk mencegah kecelakaan pemudik. Posko mudik juga didirikan untuk memberikan pertolongan cepat jika terjadi keadaan darurat. Disiagakan kendaraan SAR, seperti helikopter, truk, mobil; serta tim reaksi cepat mengatasi situasi mendesak.

"Sesuai Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014, tugas kita mencari, menolong, menyelamatkan dan mengevaluasi korban. Baik itu bencana, keadaan darurat, kecelakaan khusus. Termasuk dengan menempatkan tim khusus untuk arus mudik di pantura (pantai utara Jawa Tengah) ini," katanya.

Pada arus mudik dan balik Lebaran tahun ini, total 2.000 personel SAR disiagakan di seluruh jalur mudik di Indonesia. Di lokasi-lokasi khusus juga disiagakan enam helikopter. Masing-masing di Gringsing (Batang), Surabaya, Bali, Jakarta, Medan, dan Tanjung Pinang. Armada kapal laut juga disiapkan di daerah yang memang dilewati kapal-kapal mudik.

"Kalau di jalan raya kita siapkan motor trail supaya untuk patroli. Helikopter juga patroli pagi dan sore hari. Apabila diperlukan bisa langsung tugas tersebut," katanya.

Berdasarkan pengamatan Syaugi pada enam hari sebelum Lebaran, arus mudik di Tol Brebes-Gringsing maupun di jalur utama pantura masih lengang. Bahkan di ruas tol fungsional itu terpantau belum terlihat kepadatan kendaraan mudik dari arah Ibu Kota menuju sejumlah wilayah di Jawa Tengah.

"Meski masih lengang, kita tetap siagakan pasukan. Makanya simulasi penyelamatan tadi penting untuk melihat kesiapan pasukan dalam menangani hal-hal darurat di jalur mudik ini," kata Syaugi.