Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 20 Juni 2017 | 16:34 WIB
  • Menkes Ingatkan Jangan Paksakan Mudik Kalau Sakit

  • Oleh
    • Raden Jihad Akbar,
    • Syaefullah
Menkes Ingatkan Jangan Paksakan Mudik Kalau Sakit
Photo :
  • VIVA.co.id/Muhamad Solihin
Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek.

VIVA.co.id – Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nila Djuwita F. Moeloek meninjau langsung kesiapan mudik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa, 20 Juni 2017.

Kedatangan Nila ke Stasiun Pasar Senen untuk memastikan kondisi posko kesehatan yang akan mengecek para masinis kereta api ini beroperasi dengan baik.

"Pertama, mau mengecek masinis dalam keadaan baik atau tidak. Mereka dicek (masinis) kalau ada tekanan mabuk, atau tekanan darah tinggi itu tidak boleh," ujarnya.

Kata Nila, posko kesehatan juga melayani bagi para pemudik yang merasa sakit ketika berada di ruang tunggu kereta api tersebut.

"Tadi ada 11 orang mengeluh, darah tinggi, sakit mag, tadi yang dikatakan dokter," katanya.

Nila mengakui, hari ini Stasiun Pasar Senen sudah mulai dipenuhi para pemudik yang hendak ke pulang kampung halaman baik ke arah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Pada hari ini sudah mulai ada peningkatan lumayan luar biasa, satu hari 25 ribuan (penumpang) ini," ujarnya.

Dia pun meminta kepada masyarakat apabila merasa kondisi tubuh sedang kurang baik sebaiknya ditunda terlebih dahulu kegiatan mudiknya. Hal ini semata-mata demi keselamatan para pemudik yang hendak pulang ke kampung halaman pada perayaan lebaran. 

"Masyarakat sendiri harus merubah paradigma sehat, pergi kalau sakit ditunda dulu. Jangan maksa, mertua enggak lari," kata Nila 
 
Dia juga menyangkan para pemudik yang sudah terlebih dulu datang ke stasiun sejak pukul 05.00 WIB, padahal kereta berangkatnya pukul 12.00 WIB. Sehingga terjadi penumpukan di ruang tunggu.

"Orang banyak ketakutan enggak kebagian (kursi). Sebenarnya dia bisa datang dua jam sebelumnya. Budaya ini harus kita jelaskan, mereka sakit kalau di luar (ruang tunggu) seperti itu," katanya.