Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 20 Juni 2017 | 17:18 WIB
  • Stasiun Semarang Mulai Disesaki Pemudik

  • Oleh
    • Mohammad Arief Hidayat,
    • Dwi Royanto (Semarang)
Stasiun Semarang Mulai Disesaki Pemudik
Photo :
  • VIVA.co.id/Dwi Royanto
Para pemudik calon penumpang kereta di Stasiun Poncol Semarang, Jawa Tengah, menunggu waktu keberangkatan dengan duduk di lantai pada Selasa, 20 Juni 2017.

VIVA.co.id - Jumlah penumpang di Stasiun Poncol Semarang terus membeludak memasuki lima hari jelang lebaran pada Selasa, 20 Juni 2017. Kondisi itu terlihat dari banyaknya para pemudik yang memanfaatkan lantai stasiun sebagai ruang tunggu.

Berdasarkan pantauan VIVA.co.id, para pemudik asal berbagai daerah di Jawa Tengah terlihat berjubel untuk menanti keberangkatan kereta, tepatnya di depan loket pembayaran tiket. Beberapa di antaranya berkerumun dan menggelar alas tikar dengan banyaknya tas bawaan.

"Saya sudah datang dari pagi tadi. Tak masalah nunggu di lantai karena memang penumpangnya lebih banyak. Jadi enggak dapat tempat duduk di ruang tunggu," ujar Firda, seorang calon penumpang.

Meski begitu, perempuan yang hendak pulang kampung ke Tegal itu tak mempermasalahkan kondisi itu. Ia beranggapan hal itu wajar di saat momen arus mudik. Belum lagi ruang tunggu di Stasiun Poncol juga terbatas. "Ini sensasi mudik. Lagian juga banyak teman lain yang duduk di bawah," katanya.

Selain itu, kepadatan juga tampak di loket penukaran tiket stasiun. Mereka bahkan rela antre untuk mendapatkan giliran mendapatkan tiket menuju kampung halamannya masing-masing.

Kepala Stasiun Poncol, Budi Santoso mengatakan, jumlah penumpang di Stasiun Poncol telah meningkat sejak Jumat pekan lalu. Peningkatannya mencapai 60 persen dibandingkan hari biasa.

"Intensitas penumpang sudah meningkat enam puluh persen, puncaknya pada H-2 (dua hari sebelum Lebaran), semua tiketnya sudah dibeli oleh calon penumpang," ujar Budi.

Dia memprediksi, puncak jumlah pemudik yang melalui Stasiun Poncol pada H-2 Lebaran akan mencapai 4.000 orang per sehari. "Seharinya itu keretanya hampir semua, satu keretanya delapan ratus (orang)," katanya.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, meninjau langsung arus mudik di Stasiun Poncol. Dia memastikan pelayanan arus mudik bisa maksimal. Ia berpesan agar pengelola jasa transportasi untuk lebih mengutamakan dan keselamatan pemudik.

"Kami tadi titip pesen, wanti-wanti, mudah-mudahan para penumpang ini bisa nyaman selama di Stasiun Poncol. Paling tidak, hal-hal yang sifatnya services--pelayanan kepada penumpang ini saya minta untuk diutamakan oleh PT KAI," kata Wali Kota. (mus)