Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 20 Juni 2017 | 22:26 WIB
  • Masih Lancar, 1.200 Kendaraan Keluar Tol Gringsing per Jam

  • Oleh
    • Lis Yuliawati,
    • Dwi Royanto (Semarang)
Masih Lancar, 1.200 Kendaraan Keluar Tol Gringsing per Jam
Photo :
  • Dok. Jasa Marga
Lalu lintas pemudik di tol Brebes-Gringsing memasuki H-5 Lebaran 2017

VIVA.co.id – Lima hari jelang Lebaran, kendaraan pemudik yang keluar tol fungsional Gringsing, Batang, Jawa Tengah, masih terbilang kecil. Tercatat, baru sekitar 1.200 kendaraan pemudik keluar di exit tol fungsional tersebut.

"Kendaraan pemudik di exit tol Gringsing di hari pertama dan kedua pembukaan memang tergolong lancar. Hanya 1.200 per jam. Pagi hari sekitar pukul 08.00-10.00, justru lebih lengang, yakni sekitar 1.100 kendaraan per jam," kata Humas PT Jasa Marga Semarang-Batang, Iwan Abrianto, Selasa 20 Juni 2017.

Jika dirata-ratakan, baru sekitar 200 kendaraan melintas di tol fungsional tersebut tiap 15 menit sekali. Jumlah itu separuh dari prediksi pengelola tol setempat, yakni 400 kendaraan per 15 menit sekali. 

Iwan menyebut, kendaraan paling banyak terjadi pada sore hingga malam hari ini. Tercatat, sekitar 311 kendaraan yang melintas per menitnya dengan kecepatan rata-rata 40 kilometer per jam. 

"Angka itu masih tergolong rendah. Prediksi kami ada sekitar 1.600 kendaraan yang melintas setiap jam," ujarnya.

Dengan kondisi itu, pihaknya memperkirakan, puncak kepadatan di tol Gringsing akan terjadi pada H-2 Lebaran, atau pada Jumat 23 Juni 2017. Hal itu berdasarkan asumsi, pemudik dari Jakarta bertandang ke Jawa Tengah Kamis malam. 

"Cuti bersama kan mulai Jumat. Mungkin, mereka mudik mulai Kamis malam setelah tarawih. Kalau perjalanan normal tujuh jam baru keluar tol Brebes, berarti sampai Batang, ya Jumat pagi," ujarnya.

Faktor lain yang membuat tol Brebes-Gringsing sepanjang 110 kilometer tersebut masih lengang, menurut Iwan, karena pihak Kepolisian lebih mengarahkan pemudik melewati jalur Pantura. Hal itu wajar, karena jalur utama itu juga masih belum padat.

"Apalagi, memang jalur tol ini masih fungsional. Terlebih, pada malam hari yang memang belum ada penerangan memadai," katanya. (asp)