Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 13 Juli 2017 | 14:16 WIB
  • Balikpapan Siap Jadi Ibu Kota Negara, Begini Reaksi Jokowi

  • Oleh
    • Dedy Priatmojo,
    • Agus Rahmat
Balikpapan Siap Jadi Ibu Kota Negara, Begini Reaksi Jokowi
Photo :
  • Antara Foto/ Sigid Kurniawan.
Presiden Joko Widodo

VIVA.co.id – Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek Ishak, di hadapan Presiden Joko Widodo kembali menegaskan kalau Balikpapan siap menjadi ibu kota negara yang baru, menggantikan Jakarta.

Pemindahan ibu kota saat ini memang dalam kajian mendalam pemerintah, dan Balikpapan menjadi salah satu kandidat selain Palangkaraya di Kalimantan Tengah.

Seperti dalam siaran pers Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Jokowi juga merespons terkait kesiapan Balikpapan menggantikan Jakarta.

"Tadi sudah disampaikan gubernur Kalimantan Timur mengenai ibu kota. Saya tidak mau menyinggung itu dulu karena masih kajian," kata Presiden Jokowi, dalam acara penyerahan sertifikat hak atas tanah di Balikpapan International Convention Center, Kalimantan Timur, pada Kamis, 13 Juli 2017.

Jokowi mengakui kalau ada tiga provinsi yang menjadi pilihan bagi pemerintah. Tetapi, tidak akan diberitahu, untuk mengantisipasi spekulasi harga tanah.

"Tidak saya buka. Kalau saya buka di Kalimantan Timur, misalnya di Berau, nanti semua orang beli tanah di sana. Harga tanah langsung melambung," tutur Jokowi.

Perencanaan yang matang, dengan berbagai pertimbangan, kata Presiden, harus dilakukan oleh pemerintah. Tidak bisa langsung mengambil keputusan, tanpa harus kajian mendalam dan memperhatikan banyak aspek.

"Pindah ibu kota perlu kalkulasi mengenai sosial politik, infrastruktur, dan perekonomian. Semua dihitung, kemudian diketahui kebutuhan biayanya. Itu menyangkut biaya yang banyak. Memang banyak negara sudah memindahkan dan memisahkan antara bisnis dan pemerintahan, sehingga semua bisa berjalan baik," tutur Jokowi.

Sebelumnya, Gubernur Awang Faroek Ishak dalam laporannya menyebut bahwa pihaknya siap untuk memfasilitasi kebutuhan lahan pemerintah pusat untuk mempersiapkan ibu kota yang baru.

Ia juga menyebut bahwa saat ini Kalimantan Timur telah memiliki sejumlah infrastruktur yang strategis seperti bandara dan pelabuhan internasional, jalan tol, dan pasokan listrik yang mencukupi.

"Berapa pun besar lahan yang dibutuhkan, kami siap untuk fasilitasi," ujar Awang Faroek.