Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 13 Juli 2017 | 16:34 WIB
  • KPK Tak Khawatir Pansus Temui Kapolri dan Jaksa Agung

  • Oleh
    • Dedy Priatmojo,
    • Edwin Firdaus
KPK Tak Khawatir Pansus Temui Kapolri dan Jaksa Agung
Photo :
  • ANTARA/Wahyu Putro A
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

VIVA.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi santai kegiatan Pansus Hak Angket yang berkunjung ke Mabes Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung). Juru Bicara KPK, Febri Diansyah menegaskan pihaknya tidak khawatir atas manuver yang dilakukan para anggota DPR tersebut.

"Kemarin kan ketemu Polri, sekarang ke Kejagung. Bagi kami silahkan saja sebenarnya. Saya kira tidak ada yang perlu dikhawatirkan dan dipermasalahkan," kata Febri di kantornya, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis 13 Juli 2017.

Febri menjelaskan, koordinasi antara jajaranya, Polri dan Kejagung terus terbangun dan diperkuat dalam rangka menegakan hukum, terutama memberantas korupsi.

Apalagi kata Febri, sebelum Pansus hak angket melakukan kunjungan ke dua instansi penegak hukum itu, KPK sudah lebih dulu bersilaturahmi. Dalam pertemuan tersebut, tiga lembaga penegak hukum ini berkomitmen memberantas korupsi.

"Karena kami percaya institusi penegak hukum tetap akan menjalankan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku. Penuntut umum di KPK semua dari Kejaksaan. Kami dapat dukungan yang kuat dari jaksa agung dan jajarannya. Dari Polri pun demikian," kata Febri.

Sebelumnya, Pansus KPK menemui Kapolri Jenderal Tito Karnavian pada Rabu kemarin. Dalam pertemuan itu, Pansus dan Polri sepakat sama-sama saling menghormati kewenangan masing-masing lembaga sesuai peraturan perundang-undangan. Pansus juga meminta Polri membantu pengamanan anggota pansus, saksi dan kegiatan pansus di lapangan.

Sementara pertemuan Pansus KPK dengan Jaksa Agung M Prasetyo yang digelar hari ini, Kamis, 13 Juli 2017, disepakati bahwa Kejaksaan Agung mendukung Hak Angket KPK, karena pada hakikatnya untuk perbaikan penegakan hukum. Jaksa Agung memastikan semangat hak angket tersebut tidak ada yang ingin melemahkan, apalagi membubarkan KPK.