Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 14 Juli 2017 | 21:14 WIB
  • Jika PKS Diam soal Perppu Ormas, Fahri Lawan Sendiri

  • Oleh
    • Toto Pribadi,
    • Lilis Khalisotussurur
Jika PKS Diam soal Perppu Ormas, Fahri Lawan Sendiri
Photo :
  • Istimewa
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah

VIVA.co.id – Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah meyakini tidak akan ada fraksi yang akan mendukung perppu pembubaran ormas. Sebab, perppu ini dianggap sangat berbahaya bagi demokrasi.

"Kita akan di-blackmail oleh rakyat yang sudah menikmati kebebasannya, lalu kita kembali menyerahkan tafsir kepada negara," kata Fahri di gedung DPR, Jakarta, Jumat 14 Juli 2017.

Ia mengingatkan, sekali perppu ini diundangkan dan mengintimidasi, maka pasti akan dilawan dengan kekuatan masyarakat sipil. Karena itu, ia juga akan melakukan perlawanan.

"Saya termasuk yang akan melawan dengan cara saya. Kalau PKS enggak mau melawan, saya melawan sendiri, yang tidak mensyukuri reformasi sendiri. Saya melawan sendiri dan kalau kalah, kami di sini pasti akan dihadapi di Mahkamah Konstitusi," kata Fahri.

Menurutnya, negara tak boleh diberikan kewenangan tunggal untuk mencabut kebebasan orang. Bahkan untuk menghukum satu orang saja harus diproses ke pengadilan. Apalagi ingin membubarkan suatu ormas yang misalnya anggotanya satu juta orang yang hanya memerlukan selembar surat.

"Anda mau membubarkan pernikahan saja, Anda harus ke pengadilan. Anda harus menghukum satu orang saja, Anda harus ke pengadilan. Anda mau membubarkan merampas kebebasan orang berserikat berkumpul suatu organisasi isinya jutaan orang, Anda cuman memerlukan selembar surat, selembar surat bisa menghukum orang seumur hidup," kata Fahri.