Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 14 Juli 2017 | 21:38 WIB
  • Penampar Petugas Bandara Datangi Polres Manado, Ada Apa?

  • Oleh
    • Toto Pribadi,
    • Agustinus Hari (Manado)
Penampar Petugas Bandara Datangi Polres Manado, Ada Apa?
Photo :
  • bayu januar/VIVA.co.id
JOW, inisial istri jenderal penampar petugas bandara usai diperiksa polisi.

VIVA.co.id – Joice Warouw, istri jenderal polisi bintang satu yang menampar petugas Aviation Security (Avsec) di Bandara Sam Ratulangi Manado, mendatangi Mapolresta Manado pada Jumat 14 Juli 2017.

Joice yang menggunakan setelan pakaian hitam-hitam turun dari mobil Toyota Innova warna hitam, sekitar pukul 16.40 Wita. Dia lalu masuk melalui pintu samping ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan menuju ruangan kapolresta Manado.

Sementara itu, suaminya, Brigjen Pol Johan Sumampouw tiba semenit kemudian dengan menggunakan mobil Daihatsu Xenia warna putih bernopol DB 1041 LF. Berbeda dengan istrinya, Sumampouw masuk melalui pintu utama Polresta Manado.

Sementara itu, Elisabeth Jenny Wehantouw dan Amelia, dua petugas Avsec Bandara Sam Ratulangi Manado dan pimpinannya sudah terlebih dulu berada di Mapolresta Manado. Rencananya, akan ada upaya perdamaian antara kedua pihak dan mengakhiri proses hukum dengan mencabut laporan yang telah dibuat.

"Kami intinya melaksanakan proses penegakan hukum, baik dua laporan dari pihak Bandara Sam Ratulangi maupun dari ibu Joice. Tiga-tiganya kami jalankan proses hukum itu, dan sekarang kedua pihak datang ke polresta menyampaikan bahwa sudah terjadi kesepakatan secara kekeluargaan. Penyelesaian kekeluargaan dan mencabut laporan serta keterangan yang dilaporkan untuk diselesaikan di luar sistem peradilan," kata Kapolresta Manado, Kombes Pol Hisar Siallagan, di Mapolres Manado, Jumat 14 Juli 2017.

Ia mengatakan, di kepolisian itu mengenal penyelesaian alternative dispute resolution dan itu diperkenankan. Apakah ketiganya saling mengakui kekurangan dan kesalahan. "Semuanya menjadi introspeksi dan semuanya mengambil hikmah masing-masing. Dan saya rasa semuanya bisa mengambil pelajaran dari kasus itu," katanya.

Sebelumnya, Joice Warouw, melakukan penamparan terhadap Elizabeth dan Amelia, petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Sam Ratulangi Manado.

Penamparan ini bermula saat Joice akan berangkat ke Jakarta. Saat dia akan memasuki ruang tunggu penumpang lantai 2 dan melewati Gate X-Ray, oleh security avsec Amelia diperintahkan untuk melepaskan jam tangan berdasarkan SOP.

Tapi, pelaku tidak terima dan langsung memarahi korban Amelia. Ia pun langsung memukul korban dengan menggunakan tangan dan mengenai pada bagian lengan korban.

Setelah terjadinya pemukulan, datang Elisabeth untuk melerai. Akan tetapi Joice memarahi dan menampar Elisabeth menggunakan tangan kanan dan mengenai di bagian wajah sebelah kiri.