Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 15 Juli 2017 | 00:18 WIB
  • Dua Harimau Sumatera Ditemukan Mati di Padang Lawas

  • Oleh
    • Tasya Paramitha,
    • Putra Nasution (Medan)
Dua Harimau Sumatera Ditemukan Mati di Padang Lawas
Photo :
  • VIVA.co.id/Putra Nasution
Dua ekor harimau Sumatera ditemukan tewas di Kabupaten Palas.

VIVA.co.id – Warga Desa Sihaporas, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padang Lawas (Palas), Sumatera Utara digemparkan atas tewasnya dua ekor Harimau Sumatera atau bahasa latinnya, Phantera Tigris Sumatrae.

Kemudian warga sekitar bersama TNI melaporkan tewasnya satwa liar tersebut kepada KSDA III Padang Sidempuan. Selanjutnya, dilakukan penanganan berupa mengevakuasi jasad kedua harimau malang tersebut, yang sebelumnya sempat menjadi pusat perhatian warga sekitar.

"Pada Senin kemarin, 10 Juli 2017. Harimau pertama ditemukan sudah dalam kondisi lemas dan kritis di depan kantor Koramil Sosopan sesuai dengan informasi dari petugas Koramil. Tim Seksi Konservasi Wilayah VI Kotapinang bersama Barumun Nagary Wildlife Sanctuary (BNWS) mengevakuasi untuk menyelamatkan harimau tersebut," ucap Kepala Bidang KSDA Wilayah III Padang Sidempuan, Gunawan Alzar di Medan, Jumat, 14 Juli 2017.

Pada hari itu juga, dilakukan penanganan medis. Namun, nyawa si belang ini tidak bisa selamatkan. Pada malam harinya, sekitar pukul 23.01 WIB harimau itu pun mati. Gunawan memperkirakan harimau itu, berusia 3 hingga 4 tahun.

"Lalu, untuk mengetahui penyebab kematiannya. Dilakukan necropsy guna melihat kondisi bagian dalam tubuh harimau dan mengambil beberapa organnya untuk dilakukan cek laboratorium. Hasilnya, tidak ditemukan adanya kelainan organ dalam tubuh dan kondisi harimau normal," jelas Gunawan. 

Kesimpulan sementara dari tim medis, penyebab kematian harimau dikarenakan sakit yang sudah agak lama sekitar 1 hingga 2 minggu.

"Kita lakukan pemeriksaan, ada munculnya belatung di mulut harimau. Akhirnya jasad harimau tersebut dikuburkan di Barumun Nagari, Sumatera Utara," tuturnya.

Selanjutnya, harimau kedua ditemukan tewas, Rabu, 12 Juli 2017. Harimau ini, ditemukan dan dievakuasi tak jauh dari lokasi ditemukan harimau pertama di Kabupaten Palas.

"Bidang Wilayah III Padang Sidempuan, melalui Seksi Wilayah VI Kotapinang menerima laporan dari Koramil 07 Sosopan bahwa ada penemuan jasad harimau oleh warga masyarakat di Desa Sihaporas Kecamatan Sosopan Kab Padanglawas. Lalu, tim sampai ke Koramil 07 Sosopan dan menemukan jasad harimau sudah diamankan dari lokasi hewan itu ditemukan," tutur Gunawan. 

Kemudian, berdasarkan hasil pemeriksaan kondisi fisik, harimau sudah mati, banyak terdapat telur lalat pada bagian tubuhnya, tapi tidak dijumpai luka luar. Namun ada bagian jasad harimau yang hilang yaitu sepasang taring sebelah kiri dan kumis harimau. 

"Berdasarkan keterangan Komandan Koramil 07 Sosopan, pada saat diamankan dari lokasi, kondisi jasad harimau sudah seperti itu," ucap Gunawan. 

Harimau kemudian dievakuasi ke BNWS untuk dilakukan pemeriksaan jasad dan tindakan necropsy oleh dokter hewan terhadap harimau berjenis kelamin betina, umur 2 sampai 3 tahun, panjang 194 sentimeter, dan berat 32 kilogram tersebut.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, harimau mati karena sakit. Sebab tidak ditemukan adanya luka pada bagian luar.

"Kemarin, jasad harimau langsung dibawa dan diserahkan ke BBKSDA Sumut untuk diawetkan. Terkait hilangnya bagian tubuh pada jasad harimau tersebut, BBKSDA Sumut akan melakukan penyelidikan lebih lanjut," ucapnya.