Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 15 Juli 2017 | 20:28 WIB
  • Gempa 6 SR Guncang Boalemo, Warga Berhamburan Keluar Rumah

  • Oleh
    • Amal Nur Ngazis
Gempa 6 SR Guncang Boalemo, Warga Berhamburan Keluar Rumah
Photo :
  • Ist
Gempa di Sulawesi

VIVA.co.id – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika melaporkan gempa bumi dengan kekuatan 6 SR dengan pusat gempa di laut Teluk Tomini pada kedalaman 100 kilometer pada 40 kilometer barat daya Boalemo atau 49 kilometer tenggara Pahuwoto, Provinsi Gorontalo, Sabtu 15 Juli 2017 pukul 19.12 WIB. 

Gempa 6.0 skala richter diperkirakan termasuk kedalaman gempa bumi Menengah (100 kilometer). Gempa ini kemungkinan disebabkan oleh sesar aktif Gorontalo, khususnya segmen sesar Gorontalo yang terdapat di laut. Sesar Gorontalo merupakan struktur sesar yang berarah tenggara-barat laut yang melintasi Kota Gorontalo dan memotong lengan utara Sulawesi, hingga menghubungkan laut Sulawesi dan perairan Teluk Tomini. 

"Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 15 Juli 2017.

Sutopo mengatakan, Posko BNPB telah mengonfirmasi dampak gempa dan menganalisis dan mencatat guncangan gempa dirasakan di beberapa tempat yaitu:

- Terasa kuat di Kabupaten Bualemo, selama 3-5 detik. Warga sempat panik dan berhamburan keluar rumah. Belum ada laporan terkait dampak.

- Terasa kuat di kabupaten Gorontalo Utara sekitar 7 detik, warga sempat panik. Masyarakat merespons gempa dengan berlari keluar rumah. Belum ada laporan terkait dampak.

- Terasa kuat di Kabupaten Pohuwato selama 3-5 detik. Belum ada laporan terkait dampak.

- Terasa cukup kuat di Kota Gorontalo selama 3 detik, warga sempat panik.  Belum ada laporan dampak.    

Berdasarkan analisis, gempa memiliki intensitas II SIG BMKG (IV MMI) di Bone Bolango, Kota Gorontalo, dan Kabupaten Gorontalo; Intensitas II SIG BMKG (III-IV MMI) di Manado dan Tondano. 

"Artinya berintensitas ringan hingga sedang," ujar Sutopo menambahkan. 

Kemudian di beberapa daerah seperti di Buol berintensitas II SIG BMKG (IV MMI), juga intensitas II SIG BMKG (III-IV MMI) di Tolitoli serta intensitas II SIG BMKG (III MMI) di Luwuk.

"Diperkirakan gempa tidak menimbulkan kerusakan yang masif. Umumnya dampak gempa merusak jika memiliki intensitas di atas VI MMI (kuat).” (mus)