Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Minggu, 16 Juli 2017 | 19:43 WIB
  • Lima Awak Kapal Penyelundup Satu Ton Sabu Diringkus

  • Oleh
    • Mohammad Arief Hidayat,
    • Irwandi Arsyad
Lima Awak Kapal Penyelundup Satu Ton Sabu Diringkus
Photo :
  • IST
Kapal Wanderlust ditangkap Bea Cukai Batam, Kepulauan Riau, Sabtu, 15 Juli 2017.

VIVA.co.id - Aparat menangkap kapal bernama Wanderlust di perairan Tanjung Berakit, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, pada Sabtu dini hari, 15 Juli 2017.

Kapal berbendera Sieraleon itu disebut sebagai kapal yang mengangkut satu ton sabu-sabu asal Taiwan yang diungkap Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya dalam operasi penyergapan di kawasan Pantai Anyer, Serang, Banten, pada Kamis, 13 Juli 2017.

Kapal Wanderlust ditangkap Bea Cukai Batam, Kepulauan Riau, Sabtu, 15 Juli 2017.

Lima awak kapalnya langsung diringkus dan ditahan di Markas Kepolisian Daerah Kepulauan Riau di Batam. Mereka adalah warga negara Taiwan, antara lain, Tsai Chih Hung, Sun Chih-Feng, Kuo Chun Yuan, Kuo Chun Hsiung, dan Juang Jin Sheng.

"Penangkapan ini bekerja sama dengan Bea Cukai Pusat dan Bea Cukai Batam dengan menggunakan kapal nomor lambung BC7005 setelah penangkapan empat orang Taiwan di Dermaga eks Hotel Mandalika, Anyer, Serang, yang membawa satu ton narkoba jenis sabu-sabu," kata Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Nico Afinta, dalam keterangan tertulis yang diterima VIVA.co.id pada Minggu, 16 Juli 2017.

Kapal Wanderlust kini disandarkan di Pelabuhan Bea Cukai Sagulung, Tanjung Uncang, Batam. Kapal berdimensi panjang 27,9 meter dan lebar 6,9 meter dengan tonase sebesar 135 MT.

Sejumlah personel bersenjata lengkap Brimob Polda Kepulauan Riau menjaga ketat lokasi bersandar kapal Wanderlust. Aparat melingkari kapal itu dengan garis polisi dan ditempeli segel Bea dan Cukai.

Penangkapan itu setelah tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polresta Depok mengorek informasi dari warga Taiwan yang diringkus dalam penggerebekan di Pantai Anyer. Polisi mendapatkan informasi tentang nama kapal itu, lalu meneruskannya kepada Bea dan Cukai.