Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 17 Juli 2017 | 13:38 WIB
  • Bahas Isu Umat, Ratusan Ulama Dunia Hadiri Multaqo di Padang

  • Oleh
    • Lis Yuliawati,
    • Andri Mardiansyah (Padang)
Bahas Isu Umat, Ratusan Ulama Dunia Hadiri Multaqo di Padang
Photo :
  • VIVA.co.id/ Andri Mardiansyah (Padang)
Pembukaan Multaqo ke 3 di Padang, Sumatera Barat, Senin, 17 Juli 2017.

VIVA.co.id – Sekitar 400 ulama dan dai se- Asia Tenggara, Afrika dan Eropa menghadiri acara pembukaan Multaqo ke 3 tingkat Asia di Masjid Raya Sumatera Barat, Senin, 17 Juli 2017. 

Rangkaian kegiatan Multaqo yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno tersebut, sudah dimulai sejak 11 Juli 2017. Kegiatan akan berakhir pada 20 Juli 2017 mendatang.

Hadir di antaranya Duta Besar Saudi Arabia Syeikh Usamah As Syuaibi, Syeikh Khalid Al-Hamudi dari yayasan Al Manarah, mantan Presiden Sudan Sawar El Zahab, Ketua Ikatan Ulama dan Dai Asia Tenggara Zaitun Rasmin Lc, serta Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan. 

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo menjelaskan, Kota Padang menjadi tuan rumah pada Multaqo ke 3 ini bermula dari kegiatan Multaqo ke 2 yang diselenggarakan di Bogor pada 2016 lalu. 

Saat itu, ia menyampaikan kepada pimpinan yayasan Al Manarah Syeikh Khalid Hamudi, yayasan yang memiliki konsep dakwah sesuai dengan dakwahnya Rasul, yakni dakwah yang moderat.

Mengingat masyarakat Sumatera Barat merupakan masyarakat yang religius, serta memiliki semangat keagamaan yang kuat karena menganut falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, Kota Padang menawarkan diri untuk menjadi tuan rumah Multaqo ke 3 tahun ini.

"Alhamdulillah, tawaran kami saat itu direspons positif oleh Syeikh Khalid Hamudi. Bahkan hari ini beliau dan rombongan berkesempatan hadir memenuhi undangan kita," katanya, Senin, 17 Juli 2017.

Kegiatan Multaqo ini, lanjut Mahyeldi, telah mempertemukan umat Islam dari berbagai daerah dan negara. Pemerintahan Kota Padang berharap, dengan adanya pertemuan ini dapat mampu memperkokoh hubungan. Bahkan diharapkan mampu berkelanjutan dengan kegiatan lain, seperti seminar dan diskusi keislaman, serta dapat menjalin hubungan bisnis dalam bidang pariwisata.

Multaqo ke 3 tingkat Asia dihadiri 400 ulama dan dai. Mereka akan membahas sejumlah isu yang tengah dihadapi umat saat ini, seperti pergaulan bebas, narkoba, transgender, kriminalitas, hingga ujaran kebencian. 

Selain itu, pada kegiatan Multaqo ke 3 ini juga diselengarakan lomba tahfiz Alquran dan hadis, subuh berjamaah, dan peletakan batu pertama pusat studi Al Quran Baznaz Kota Padang. (mus)