Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 17 Juli 2017 | 20:01 WIB
  • Ibunda Presiden Jokowi Dirawat di Rumah Sakit

  • Oleh
    • Mohammad Arief Hidayat,
    • Fajar Sodiq (Solo)
Ibunda Presiden Jokowi Dirawat di Rumah Sakit
Photo :
  • VIVA.co.id/Fajar Sodiq
Sujiatmi Notomiharjo, Ibunda Presiden Joko Widodo.

VIVA.co.id - Sujiatmi Notomiharjo, Ibunda Presiden Joko Widodo, dirawat di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo pada Senin, 17 Juli 2017. Namun otoritas rumah sakit itu belum menjelaskan jenis gangguan kesehatan yang diderita Sujiatmi.

Seorang petugas pelayanan informasi RS Kasih Ibu Solo membenarkan bahwa ibunda Presiden Jokowi dirawat di sana. "Memang beliau dirawat di sini," kata petugas perempuan itu ketika ditemui pada Senin petang.

Ibunda Presiden<a class='auto-tokoh' title='Profil Jokowi' href='http://m.viva.co.id/siapa/read/81-jokowi?ref=vivasiapa'> Jokowi </a>Dirawat di Rumah Sakit

Halaman depan Instalasi Gawat Darurat pada Rumah Sakit Kasih Ibu Solo, tempat ibunda Presiden Joko Widodo dirawat pada Senin, 17 Juli 2017. (VIVA.co.id/Fajar Sodiq)

Ketika ditanya mengenai penyakit yang diderita Sujiatmi, ia pun menjawab bahwa informasi yang bisa disampaikan hanya itu. Dia pun meminta para wartawan untuk meninggalkan kartu nama atau menulis nomor telepon supaya jika pihak rumah sakit menggelar konferensi pers dapat segera dihubungi.

"Untuk informasi selanjutnya nanti menunggu konferensi pers dari pihak rumah sakit. Nanti jika ada konferensi pers, teman-teman media akan dihubungi," katanya.

Seorang petugas parkir di RS Kasih Ibu Solo, Mulyadi, membenarkan bahwa ibunda Presiden dirawat di rumah sakit. Bahkan, katanya, sempat dilakukan sterilisasi kendaraan bermotor yang parkir di depan lobi dan jalan menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD).

"Tadi sterilisasi dilakukan sekitar pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Semua kendaraan langsung dimasukkan ke sini (parkiran motor)," ujarnya.

Tak hanya itu, menurut Mulyadi, pada Senin siang petugas keamanan yang berjaga juga ditambah dari tiga orang menjadi lima orang. "Tadi satpam yang bertugas ditambah, padahal biasanya cuma tiga orang," katanya.