Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 8 Agustus 2017 | 16:16 WIB
  • Alasan MKRI Pilih Solo Jadi Lokasi Simposium Internasional

  • Oleh
    • Aries Setiawan,
    • Ridho Permana
Alasan MKRI Pilih Solo Jadi Lokasi Simposium Internasional
Photo :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar
Pertemuan Mahkamah Konstitusi se-Asia

VIVA.co.id – Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Arief Hidayat mengatakan, simposium internasional Asosiasi Mahkamah Konstitusi dan Institusi Sejenis se-Asia (AACC) kali ini mengusung misi berbeda. 

Selain membahas perkembangan soal AACC, kegiatan yang digelar di Solo ini ingin menarik perhatian 13 negara anggota AACC terhadap budaya Indonesia.

"Itulah kenapa kami mencari suasana berbeda. Nanti ada ke Candi Borobudur dan Prambanan, hal ini kami lakukan agar Indonesia juga lebih dikenal oleh negara lain," ujar Arif di Hotel Alila, Solo, Selasa, 8 Agustus 2017.

Jika biasanya kegiatan sering digelar di Bali, Arief ingin mengarahkan kegiatan ke Pulau Jawa. Diketahui, Kongres 2016 AACC sebelumnya digelar di Bali.

"Bali mungkin sudah sering untuk tempat kegiatan kenegaraan. Kami ingin memperkenalkan destinasi lain, kearifan lokal dalam kemajemukan," tuturnya.

Dia menjelaskan, saat ini, AACC telah membentuk tiga Sekretariat Tetap yang tersebar di tiga negara, yaitu Indonesia, Korea, dan Turki. Ketiga negara tersebut memiliki tugas masing-masing dalam pengembangan AACC.

MK Indonesia, kata Arief, berperan dalam mengelola Sekretariat Tetap di bidang Perencanaan dan Koordinasi (Planning and Coordinating). Sementara itu, tanggung jawab atas Sekretariat Tetap di bidang Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) dijalankan oleh MK Korea. 

"Sedangkan MK Turki menjadi institusi sentral bagi Pusat Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia bagi negara-negara anggota AACC," ujar Arief.

Arif berharap, dengan simposium internasional, ke depan MK se-Asia lebih kuat dan bermanfaat untuk negara masing-masing. Kerja sama dengan Asosiasi MK se-Afrika diharapkan bisa memperluas jangkauan.

"Kami ingin dengan tugas masing-masing MK se-Asia bisa lebih kuat. Kehadiran AACC benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan berperan penting dalam pemerintahan," kata dia.

Diketahui, Simposium ini digelar salah satunya dalam rangka menyambut ulang tahun MKRI ke 14 yang jatuh pada tanggal 13 Agustus 2017. (webtorial)