Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 9 Agustus 2017 | 12:35 WIB
  • Bir Ali, Masjid Miqat di Lembah Aqiq

  • Oleh
    • Arinto Tri Wibowo
Bir Ali, Masjid Miqat di Lembah Aqiq
Photo :
  • VIVA.co.id/Arinto Tri Wibowo
Keindahan Masjid Bir Ali di Madinah.

VIVA.co.id – Masjid Al-Muhrim merupakan nama lain dari masjid Al-Miqat. Terletak di sebelah barat lembah Aqiq, atau sekitar 12 kilometer dari Masjid Nabawi, Madinah.

Al-Miqat berada di distrik Zul Hulaifah, yang saat ini populer dengan nama Masjid Bir Ali atau Abyar Ali. Dinamakan Masjid Al-Muhrim karena di masjid ini, Rasulullah SAW dan para sahabat mengambil miqat untuk ihram hajinya. 

Menurut buku yang diterbitkan Al Madinah Al Munawwarah Research and Studies Center, masjid ini dibangun pertama kali pada masa kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz di Madinah, pada 87-93 Hijriah/706-712 Masehi.

Masjid ini lalu direkonstruksi pada abad-abad berikutnya. Terakhir pada masa pemerintahan Pelayan Dua Tanah Suci Raja Fahad bin Abdul Aziz.

Pada masa pemerintahannya, masjid diperluas hingga berukuran berkali lipat. Selain itu, sejumlah fasilitas ditambahkan, untuk mempermudah jemaah haji yang akan mengambil miqat.

Masjid dibangun dengan bentuk persegi seluas 6.000 meter persegi. Terdiri atas dua set koridor yang dipisahkan oleh teras seluas 1.000 meter per segi.

Di dalamnya terdapat bangunan melengkung yang menyerupai busur yang berakhir dengan kubah-kubah panjang. Yang unik, masjid ini memiliki menara unik berbentuk spiral, dengan ketinggian 64 meter.

Masjid Bir Ali terhubung dengan bangunan-bangunan yang digunakan untuk mandi, wudu, dan memakai pakaian ihram. Selain bangunan masjid yang cukup luas, area ini juga dilengkapi parkir yang mampu menampung bus-bus besar jemaah haji. (ren)