Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 9 Agustus 2017 | 16:07 WIB
  • Buru Perampas Senjata Brimob, Perbatasan Bali 'Ditutup'

  • Oleh
    • Harry Siswoyo,
    • Irwandi Arsyad
Buru Perampas Senjata Brimob, Perbatasan Bali 'Ditutup'
Photo :
  • ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana
Anggota Brimob bersiaga usai terjadinya penyerangan terhadap anggota Brimob yang bertugas di kawasan Hotel Ayana, Jimbaran, Bali, Selasa (8/8/2017)

VIVA.co.id – Kepolisian Daerah Bali mengaku telah mengidentifikasi pelaku penganiayaan dan perampasan senjata api milik seorang anggota Brimob yang sedang bertugas di Hotel Ayana Jimbaran.

Penganiaya ternyata terekam kamera pengawas (CCTV) dan kini sedang diburu polisi. "Ciri-ciri fisik sudah ketahuan. Moga-moda dalam waktu dekat ketangkap," kata Kepala Divis Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, Rabu 9 Agustus 2017.

Karena itu, untuk mengefektifkan pengejaran, kini seluruh area di perbatasan Bali telah diawasi oleh kepolisian. "Perbatasan sudah ditutup Polda Bali," ujar Setyo.

Hingga kini, kepolisian masih belum bisa memastikan perampasan senjata laras panjang ini berkaitan dengan tindakan terorisme. "Kita belum bisa memastikan itu (terorisme)" ujarnya.

Aksi penganiayaan dan perampasan senjata milik anggota Brimob bernama Bagus Sudah Suwarna terjadi Selasa, 8 Agustus 2017. Korban ditemukan dalam kondisi tak berdaya di pelataran parkir oleh petugas keamanan.

Saat diselamatkan, senjata korban jenis laras panjang AK 101 beserta magasin berisi tiga peluru hampa dan 27 butir peluru karet ikut hilang. (ren)