Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 11 Agustus 2017 | 01:31 WIB
  • Saat Armina, Jemaah Haji Dapat 15 Kali Makan

  • Oleh
    • Eko Priliawito
Saat Armina, Jemaah Haji Dapat 15 Kali Makan
Photo :
  • Eko Priliawito
Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Sri Ilham Lubis

VIVA.co.id – Kementerian Agama terus meningkatkan layanan kepada jemaah haji Indonesia, salah satunya melalui peningkatan layanan katering. Khusus untuk layanan saat fase puncak haji atau Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armina), jemaah akan mendapatkan 15 kali layanan katering dan menerima satu kali snack.

“Saat armina akan mendapat jatah 15 kali makan dan satu kali makanan ringan. Makan pagi dibagikan pada 06.00 - 08.00, makan siang 12.00 – 14.00, dan makan malam 18.00 – 21.00,” kata Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Sri Ilham Lubis, Kamis 10 Agustus 2017, saat mendatangi katering Tasteem yang menjadi salah satu penyedia makanan untuk jemaah saat Armina.
 
Bagi jemaah yang suka makanan manis akan ada kecap dan jemaah yang suka pedas akan mendapat sambel sebanyak 15 saset. Saat Armina, jemaah juga dapat kelengkapan minuman untuk lima hari berupa kopi, gula, jus dan satu mie instan diluar jatah makan.
 
"Sejak tanggal 8 dzulhijah malam hari sampai 13 dzulhijah siang hari, jemaah akan dapat layanan ketering," katanya.
 
Saat jemaah digeser dari Arafah menuju Muzdalifah setelah ashar, makan makan malam akan diberikan lebih awal. Selain itu jemaah juga akan mendapat snack berat berupa kurma dan air zam-zam.
 
Seperti diketahui, selama pelaksanaan ibadah haji, jemaah akan mendapatkan layanan 59 kali makan. Sebanyak 18 kali makan di Madinah, 25 kali di Makkah, 1 kali di Jeddah, dan 15 kali di Arafah, Muzdalifa dan Mina (Armina). ,” terang Abdullah saat Sosialisasi Peningkatan Layanan Jemaah Haji di Arab Saudi 1438H/2017M di Semarang, Jumat (14/07).

Layanan katering akan diberikan di hotel jemaah dalam rentang waktu 8 – 9 hari selama jemaah haji menjalani proses Arbain atau di Madinah. Jemaah juga akan mendapatkan snack pagi berupa roti yang diberikan bersamaan dengan distribusi makan malam.

Layanan lainnya berupa paket kelengkapan konsumsi (tah, gula, dan kopi) yang diberikan paling lambat dua hari setelah jemaah tiba di Madinah.  

Layanan katering di Jeddah, akan diberikan pada saat kedatangan atau kepulangan jemaah. Layanan ini akan diberikan di bandara King Abdul Aziz International Airport (KAAIA), Jeddah.

Masa kedatangan diberikan kepada jemaah yang diberangkatkan pada gelombang kedua, sedang masa kepulangan diberikan kepada jemaah gelombang pertama.

Di Makkah, jemaah mendapat 25 kali layanan katering. Jumlah ini lebih banyak satu kali dibanding layanan katering tahun lalu yang berjumlah 24 kali.