Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 11 Agustus 2017 | 10:39 WIB
  • Anggota TNI Ngamuk di Pekanbaru Alami Gangguan Jiwa

  • Oleh
    • Dedy Priatmojo,
    • Anwar Sadat
Anggota TNI Ngamuk di Pekanbaru Alami Gangguan Jiwa
Photo :
  • VIVA.co.id/Instagram
Keributan antara pria berseragam TNI dan Polantas di Pekanbaru Riau, Kamis (10/8/2017). Diduga anggota TNI ini tidak terima dirazia polisi karena tak berhelm.

VIVA.co.id – Sebuah video yang menunjukkan seorang pria berseragam TNI sedang membentak seorang polisi lalu lintas menjadi viral di media sosial Instagram. Dari penelusuran VIVA.co.id, diketahui anggota TNI tersebut bernama Wira Sinaga dan berpangkat Serda.

Dalam video, Wira Sinaga melakukan perlawanan dan memberikan hantaman kepada petugas kepolisian Bripda Yoga Vernando, saat ia ditegur karena tidak mengunakan helm di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Riau, Kamis 10 Agustus 2017.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen TNI Alfred Denny Tuejeh, mengatakan, pihaknya mendapat laporan bahwa prajurit TNI tersebut sedang mengalami gangguan jiwa. Sehingga bertindak di luar kontrol dengan memaki dan memukul Bripda Yoga.

"Kejadian itu memang yang bersangkutan sedang mengalami gangguan jiwa," kata Alfred kepada wartawan, Jumat 11 Agustus 2017.

Meski begitu, Alfred menambahkan, sampai saat ini pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kejiwaan Wira Sinaga. Menurutnya, bagaimanapun perbuatan Wira tidak bisa ditolerir.

"Saat ini kami lagi proses pembuktian medis yang bersangkutan apa benar alami gangguan jiwa," ujarnya.

Untuk itu, Alfred meminta permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Polri, Bripda Yoga dan juga masyarakat, atas ulah oknum anggota TNI AD tersebut.

Dalam berbagai kesempatan, Alfred menegaskan para pimpinan TNI selalu mengimbau kepada anak buahnya dalam bertindak tidak boleh arogan. Termasuk menghindari perselisihan dengan pihak kepolisian. "Untuk itu TNI meminta maaf kepada yang bersangkutan Bripda Yoga, institusi Polri, dan masyarakat umum," ujarnya. (one)

Simak videonya di tautan ini.