Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 11 Agustus 2017 | 15:09 WIB
  • Foto Tentara Pemukul Polantas Ditahan dan Diborgol

  • Oleh
    • Aries Setiawan,
    • Ali Azumar (Riau)
Foto Tentara Pemukul Polantas Ditahan dan Diborgol
Photo :
  • VIVA.co.id/Instagram
Keributan antara pria berseragam TNI dan Polantas di Pekanbaru Riau, Kamis (10/8/2017). Diduga anggota TNI ini tidak terima dirazia polisi karena tak berhelm.

VIVA.co.id – Seorang anggota Tentara Nasional Indonesia, Sersan Dua Novriandi Wira Sinaga, terlibat aksi pemukulan terhadap polisi lalu lintas di Pekanbaru, Riau.

Aksi arogan Wira terekam dan viral di media sosial. Di rekaman, Wira terlihat membentak seorang polisi lalu lintas, saat ia ditegur karena tidak mengunakan helm di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Riau, Kamis 10 Agustus 2017.
 
Bahkan, Wira terlihat jelas menghantam kepala petugas. Tak puas, dia kemudian menendang sepeda motor petugas yang tengah dinas itu. 

Komandan Korem 031/Wira Bima, Brigadir Jenderal TNI Abdul Karim, yang tak lain pemimpin Wira, meminta maaf atas sikap prajuritnya itu. Dia menyampaikan permohonan maaf secara khusus kepada Polri, karena ulah prajuritnya yang mengasari polisi.

"Memang anggota kami ada melakukan kesalahan. Kami juga mohon maaf kepada masyarakat yang sudah melihat di media sosial bahwa perlakuan kami ini sudah tidak pada tempatnya," ujarnya, Jumat 11 Agustus 2017.

"Atas kejadian ini juga kami mohon maaf kepada masyarakat Indonesia yang sudah menonton video tersebut di media sosial."

Begitu juga Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo. Dia menyampaikan permohonan maaf atas tindakan arogan anggotanya itu. "Sekali lagi atas kejadian tersebut saya mohon maaf," kata Gatot di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Jumat 11 Agustus 2017.

Gatot menjelaskan, ada sedikit gangguan kejiwaan yang diidap Serda Wira. Meski begitu, Gatot tidak akan membiarkan tindakan pelanggaran yang telah dilakukan anggotanya.

"Akan diproses, tetapi dia sakit jiwa. Tapi tetap kita proses hukum. Nanti, hukum yang akan menentukan gimana," kata dia.

Kini, oknum tentara arogan itu sudah ditahan dengan tangan dan kaki terborgol, di sel Markas Detasemen Polisi Militer Pekanbaru.

Sersan Dua Novriandi Wira Sinaga ditahan di sel isolasi

Serda Novriandi Wira Sinaga dijebloskan ke sel Detasemen Polisi Militer 1/3 Kodam I Bukit Barisan di Pekanbaru. (VIVA.co.id/Ali Azumar)

Sersan Dua Novriandi Wira Sinaga ditahan di sel isolasi

Serda Novriandi Wira Sinaga dijebloskan ke sel Detasemen Polisi Militer 1/3 Kodam I Bukit Barisan di Pekanbaru. (VIVA.co.id/Ali Azumar)