Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 11 Agustus 2017 | 16:22 WIB
  • Cerita Prajurit TNI AL Menabung demi Umrah Via First Travel

  • Oleh
    • Hardani Triyoga,
    • Eduward Ambarita
Cerita Prajurit TNI AL Menabung demi Umrah Via First Travel
Photo :
  • VIVA.co.id/Eduward Ambarita
Sertu Agus Nugroho menabung sejak 2013 agar umrah lewat First Travel.

VIVA.co.id – Batalnya keberangkatan calon jemaah untuk beribadah umrah dari First Travel ternyata memiliki kisah tersendiri. Seperti hari ini, hampir 20 lebih jemaah menyambangi kantor pusat First Travel di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, untuk meminta kejelasan nasib.

Agus Nugroho, salah satu dari calon jemaah umrah yang datang, mengisahkan ceritanya bakal pergi ke Tanah Suci melalui jasa biro perjalanan. Masih berpakaian dinas lengkap, Agus yang merupakan prajurit TNI Angkatan Laut dengan pangkat sersan satu, berupaya menemui manajemen untuk mencari informasi kasus yang menimpa perusahaan tersebut.

"Dan baru kali ini saya ke sini karena adanya kekecewaan terhadap First Travel, seakan-akan (seperti pemberitaan) di media, terjadi pembohongan kepada calon jemaah," kata Agus saat menceritakan keluhannya di depan Gedung Green Tower, Jakarta Selatan, Jumat 11 Agustus 2017.

Dengan suara lirih, Agus pun menceritakan awal mula ia meniatkan diri untuk berangkat umrah. Sejak tahun 2013, ia bersama istrinya menabung sedikit demi sedikit agar bisa pergi ke Tanah Suci.

Ia turut merogoh tabungan sekaligus menyisihkan keuntungan dari usaha pulsa yang dijalani istrinya. Total, Rp33 juta sudah diserahkan kepada First Travel untuk jadwal keberangkatan umrah akhir tahun ini.

"Jujur saja. Istri saya buka konter pulsa. Dia mungkin kumpulkan Rp2 ribu, Rp2 ribu, hingga akhirnya terkumpul. Saya cuma sumbang Rp10 juta, sisanya istri. Itu duit jualan pulsa selama ini. Dikumpulkan sama istri saya, atau rezeki tambahan lain," kata dia.

Atas kasus ini, pria yang sehari-hari bertugas di satuan Polisi Militer Lantamal III Jakarta itu, tak mau berharap banyak, apalagi uangnya bisa dikembalikan oleh First Travel. Ia hanya berharap, keinginannya untuk umrah bisa terkabul bersama sang istri.

"Saya tetap berdoa dan tidak mau suudzon serta berburuk sangka sama First Travel. Mudah-mudahan kalau itu hak saya untuk ibadah ke Tanah Suci, Insya Allah saya akan berangkat. Tapi, kalau tidak, saya pikirkan lagi nanti jalan keluarnya," ujarnya.

Selain bersama istri, Agus sedianya akan berangkat umrah dengan rekannya di Angkatan Laut. Mereka rencananya ke Tanah Suci dengan membawa istri masing-masing dan dijanjikan berangkat tahun ini sejak melunasi pembayaran pada Januari 2017.

"Rencana pemberangkatan diperkirakan akhir 2017. Tapi nanti biar Allah yang jawab," tuturnya.